SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Internalisasi Pendidikan Ekonomi Keluraga Dalam Menanamkan Jiwa Wirausaha Anak (Study Kasus Keluarga Peternak Ayam Di Desa Ponggok )

Kusuma Muhammad Ari

Abstrak


RINGKASAN

Kusuma, Muhammad Ari. 2019. Internalisasi Pendidikan Ekonomi Keluarga dalam Menanamkan Jiwa Berwirausaha Anak (Studi Kasus Keluarga Peternak Ayam di Desa Ponggok). Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Hj. Lisa Rokhmani, M.Si.

Kata Kunci : Internalisasi, Pendidikan Ekonomi, Jiwa Berwirausaha

Pendidikan informal merupakan tanggung jawab orangtua yang berperan paling penting di lingkungan keluarga. Keluarga merupakan tempat pertama anak mendapat pendidikan. Jenis pendidikan anak yang di berikan keluarga kepada anak sangat bermacam-macam, seperti pendidikan karakter, pendidikan nilai dan norma, serta pendidikan ekonomi. Dalam keluarga orangtua merupakan pendidik utama dan pertama termasuk untuk mendidik terkait pendidikan ekonomi. Mulai dari hal yang sederhana seperti mengenalkan uang, mengajari membeli kebutuhan sendiri dan membiasakan anak menabung dan hidup hemat. Penerapan pendidikan ekonomi kepada anak tersebut juga dapat digunakan untuk membangun serta mengembangkan sikap dan semangat berwirausaha. Hal tersebut dapat dilakukan untuk melatih anak agar menjadi seorang wirausahawan sukses di masa depan. Oleh sebab itu, dalam menanamakan sikap berwirausaha tersebut perlu adanya suatu proses penanaman sikap yang disebut sebagai internalisasi.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana internalisasi pendidikan ekonomi yang dilakukan di lingkungan keluarga peternak ayam di Desa Ponggok dalam rangka menanamkan jiwa wirausaha kepada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data dalam penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara terhadap orangtua peternak ayam di Desa Ponggok, sedangkan data sekunder adalah daftar peternak ayam yang di peroleh dari data BPS Desa Ponggok, Kabupaten Blitar. Dalam pemilihan informan peneliti menggunakan teknik pengambilan informan dengan Purposive Sampling.

Proses internalisasi pendidikan ekonomi pada keluarga peternak ayam desa Ponggok, didapati bahwa proses tersebut bertujuan untuk membentuk jiwa wirausaha anak melalui proses keteladanan, penjelasan verbal, pembiasaan, dan diskusi kasus-kasus yang relevan.

1) Proses internalisasi keteladanan, dilakukan dengan cara memberikan contoh-contoh nyata kepada anak agar memiliki sikap kreatif dan inovatif.

2) Proses internalisasi penjelasan verbal, yang dilakukan dengan cara  memberi nasihat kepada anak agar memiliki komitmen tinggi dan jujur dalam berwirausaha.

3) Proses internalisasi pembiasaan, dilakukan dengan cara membiasakan anak untuk disiplin dan mandiri dalam berwirausaha sejak usia dini.

4) Proses internalisasi diskusi kasus yang relevan, dilakukan dengan cara mengajari anak untuk mengambil keputusan yang realistis melalui diskusi permasalahan yang terjadi, sehingga harapannya adalah anak tidak salah dalam mengambil keputusan yang dapat merugikan usaha ternak ayam.

Penelitian ini hanya sebatas pada penanaman jiwa wirausaha anak melalui lingkungan keluarga. Dengan demikian, bagi penelitian selanjutnya yang membahas tentang internalisasi pendidikan ekonomi dalam menanamkan jiwa wirausaha kepada anak dapat mengembangkan penelitian yang ditekankan pada pembentukan jiwa wirausaha melalui faktor internal dan eksternal.

 

SUMMARY

Kusuma, Muhammad Ari. 2019. Internalization of Family Economic Education in Instilling the Soul of Child Entrepreneurs (Case Study of Families of Chicken Farmers in Ponggok Village). Sarjana’s Thesis. Department of Economics Development, Faculty of Economics, Universitas Negeri Malang. Advisor: Dr. Hj. Lisa Rokhmani, M.Sc.

Keywords: Internalization, Economic Education, Entrepreneurial Soul

Informal education is the responsibility of parents who play the most important role in the family environment. Family is the first place of children to get education. The type of children's education that families give to children is very diverse, such as character education, education values and norms, and economic education. In the family parents are the main and first educators, including to educate related to economic education. Starting from simple things like introducing money, teaching to buy your own needs and getting children to save and live frugally. The application of economic education to these children can also be used to build and develop attitudes and enthusiasm for entrepreneurship. This can be done to train children to become successful entrepreneurs in the future. Therefore, in naming the attitude of entrepreneurship there needs to be a process of cultivating attitudes called internalization.

This study aims to analyze how the internalization of economic education conducted in the family of chicken farmers in Ponggok Village in order to instill a spirit of entrepreneurship with children. This study uses a qualitative descriptive approach with a type of case study research. Data sources in the study include primary data and secondary data. Primary data was obtained from interviews with parents of chicken farmers in Ponggok Village, while secondary data was a list of chicken farmers obtained from BPS data from Ponggok Village, Blitar Regency. In the selection of researcher informants using informant retrieval techniques with purposive sampling.

The process of internalizing economic education in the family of chicken farmers in the village of Ponggok, it was found that the process aims to shape the spirit of child entrepreneurship through exemplary processes, verbal explanations, habituation, and discussion of relevant cases.

1) The process of internalizing exemplary behavior is done by giving real examples to children to have creative and innovative attitudes.

2) The process of internalizing verbal explanations, which is done by giving advice to children to have high commitment and honesty in entrepreneurship.

3) The process of internalizing habituation is done by familiarizing children with discipline and independence in entrepreneurship from an early age.

4) The internalization process of discussion of relevant cases is carried out by teaching children to make realistic decisions through discussion of the problems that occur, so that the hope is that children are not wrong in making decisions that can harm chicken livestock business.

This research is only limited to the cultivation of the spirit of child entrepreneurship through the family environment. Thus, for further research that discusses the internalization of economic education in instilling entrepreneurial spirit in children can develop research emphasized in the formation of entrepreneurial spirit through internal and external factors.