SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Inflasi, Gross Domestic Product (GDP) dan Kebijakan Pembiayaan Bank terhadap Non Performing Financing (NPF) pada Bank Syariah di Indonesia Periode 2014-2018

MUKARROMAH KHIKMATUL

Abstrak


ABSTRAK

Mukarromah, Khikmatul. 2018. Pengaruh Inflasi, Gross Domestic Product (GDP) dan Kebijakan Pembiayaan Bank terhadap Non Performing Financing (NPF) pada Bank Syariah di Indonesia Periode 2014-2018. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Agus Sumanto, S.E., M.SA.

Kata kunci : Inflasi, Gross Domestic Product, Kebijakan Pembiayaan dan Non Performing Financing.

Perkembangan jumlah perbankan syariah di Indonesia pada tahun 2018 terdiri dari 13 Bank Umum Syariah (BUS), 21 Unit Usaha Syariah (UUS) dan 161 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) dapat meningkatkan jumlah dana operasional bank syariah dan diikuti dengan meningkatnya Non Performing Financing.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis:

(1) Pengaruh inflasi terhadap Non Performing Financing (NPF),

(2) Pengaruh Gross Domestic Product (GDP) terhadap NPF,

(3) Pengaruh Rasio Return (RR) terhadap NPF,

(4) Pengaruh Rasio Financing (RF) terhadap NPF perbankan dalam periode 2014-2018. Penelitian ini menggunakan variabel dari sisi ekternal bank /makroekonomi terdiri atas variabel inflasi dan GDP, namun pada sisi internal bank menggunakan kebijakan pembiayaan bank yang direpresentasikan oleh variabel rasio return (RR) dan variabel rasio financing (RF).

Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatory dengan pendekatan kuantitatif.  Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan jasa keuangan sektor perbankan syariah. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan sampel BUS dan UUS. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi instansi terkait meliputi website Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik dan Otoritas Jasa Keuangan. Teknik analisis data menggunakan  teknik regresi linier berganda dengan melakukan pengujian  asumsi klasik dan uji hipotesis.

 

Hasil analisis menunjukan variabel-variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tingkat NPF. Secara parsial variabel GDP, RR dan RF berpengaruh signifikan negatif  terhadap variabel NPF, hanya variabel inflasi menunjukkan tidak ada pengaruh terhadap tingkat NPF. Secara Simultan variabel independen berpengaruh signifikan terhadap nilai NPF. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) sebesar 0.338 yang berarti bahwa pengaruh inflasi, GDP, rasio return, dan rasio financing  mempunyai nilai sebesar 33.8 % dan sisanya sebesar 66.2 % dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini.