SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERANAN BANK SAMPAH SEBAGAI SARANA EDUKASI NILAI EKONOMIS PENGELOLAAN SAMPAH BAGI MASYARAKAT DESA MOJODESO KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO

HERMAWATI NOVI ALVIYAH

Abstrak


RINGKASAN

Hermawati, Novi Alviyah. 2019. Peranan Bank Sampah Sebagai Sarana Edukasi Nilai Ekonomis Pengelolaan Sampah Bagi Masyarakat Desa Mojodeso Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Hari Wahyono, M.Pd

Kata Kunci : Peranan, Edukasi, Nilai Ekonomis, Bank Sampah, Pengelolaan Sampah

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bojonegoro (2010) volume sampah yang dihasilkan per hari adalah 190 m3, dengan volume terangkut 130 m3 atau sekitar 68,42%. Sampai dengan saat rata-rata sampah terbuang di TPA mencapai 115 m3 per harinya. Berdasarkan hasil studi EHRA diketahui prosentase  pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Bojonegoro sebesar 30% diangkut ke TPS, 22.75 % hanya ditangani dengan cara dibuang dan dikubur. Hal tersebut menunjukkan kesadaran masyarakat yang rendah akan penanganan dan pengelolaan sampah yang benar dan tepat. Pemberian suatu edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan dapat menjadi salah satu solusinya serta bagaimana memanfaatkan sampah menjadi barang berniali ekonomis sehingga merubah paradigma masyarakat tentang nilai sampah. Salah satunya ialah melalui program “Bank Sampah”. Kebijakan pengelolaan sampah disesuaikan dengan amanat UU No 18 tahun 2008 dengan merubah perspektif tentang sampah menjadi sesuatu yang bernilai guna dan manfaat. Perwujudannya ialah melalui peranan Bank Sampah yang mana salah satunya terdapat di desa Mojodeso, sebagai upaya merubah paradigma masyarakat dan memberikan edukasi Sampah memiliki nilai ekonomis dan dapat didaur ulang menjadi barang berniali jual. Keberadaan Bank Sampah menjadikan masyarakat yang tadinya hanya membuang sampah sekarang beralih menyetorkan sampah untuk ditabung , memelihara dan meningkatkan motivasi masyarakat dalam mengelola sampah serta dapat menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Dengan adanya program Bank Sampah di DesaMojodeso diharapkan dapat memberikan dampak dan kegiatan positif bagi masyarakat khususnya yang ada di Desa Mojodeso. Kegiatan mengedukasi masyarakat dengan menabung sampah di Bank Sampah diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih,kesadaran menjaga lingkungan, meningkatkan partisipasi masyarakat tentunya, dan meningkatkan interaksi sosial masyarakat. Selain itu kegiatan bank sampah yang dilaksanakan di Desa Mojodeso diharapkan dapat menambah penghasilan karena masyarakat dapat menabungkan sampah anorganik yang sudah mereka pilah dan memotivasi warga untuk berwirausaha dengan memanfaatkan sampah untuk dijadikan kerajinan daur ulang sampah serta berimbas pada penambahan sarana dan prasarana sebagai wujud atau bentuk kontribusi adanya program Bank Sampah terhadap Desa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya program Bank Sampah diantaranya ialah

1) implementasi yang sudah berjalan dengan baik yang ditandai dengan adanya partisipasi warga masyarakat pada kegiatan sosialisasi, pelatihan , penyuluhan dan pertemuan-pertemuan lainya serta partisipasi pada aktivitas Bank Sampah seperti ikut serta dalam kepengurusan di Bank Sampah

2) capaian hasil menunjukkan terjadinya perubahan tingkah laku warga dapat terlihat dari aktivitas warga yang tidak lagi membuang sampah di sembarang tempat dan beralih menyetorkan sampah untuk ditabung, menjaga lingkungan dengan secara mandiri telah memilah sampah, serta perubahan yang dirasakan baik dilihat dari aspek sosial dan aspek ekonomi masyarakat.