SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Jumlah Kartu E-Money Diterbitkan dan Mesin EDC (Electonic Data Capture)Terhadap Velocity of Money di Indonesia Tahun 2010-2018

ROBIAH ISTIQ

Abstrak


ABSTRAK

Robiah, Istiq. 2019. Pengaruh Jumlah Kartu E-Money Diterbitkan dan Mesin EDC (Electonic Data Capture)Terhadap Velocity of Money di Indonesia Tahun 2010-2018. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Imam Mukhlis, S.E., M.Si

Kata Kunci: E-Money, Mesin EDC, Velocity of Money

Velocity of Money  merupakan salah satu indikator penting yang pertu diperhatikan bagi bang sentral yang menggunakan besaran moneter sebagai target operasional maupun target akhir. Oleh karena itu velocity of money harus dapat diprediksikan dan stabil. Kehadiran alat pembayaran non tunai dapat memberikan manfaat bagi perekonomian yaitu peningkatan produktifitas dan efisiensi keuangan yang mendorong aktivitas sektor riil yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diindikasikan oleh peningkatan velocity of money.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alat pembayaran non tunai berupa jumlah kartu e-money diterbitkandan jumlah mesin EDC (Electronic Data Capture) terhadap velocity of money dalam jangka pendek dan jangka panjang. Hal ini dapat diketahui berdasarkan metode analisis VECM (Vector Error Correction Method) dengan bantuan alat analisis Eviews 8. Berdasarkan hasil perhitungan VECM inilah dapat diketahui apa pengaruh yang ditimbulkan masing-masing variabel terhadap jangka pendek dan jangka panjangnya. Rancangan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh dari Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah kartu e-money  diterbitkan memberikan pengaruh positif signifikan pada jangka pendek saat triwulan kedua dan positif namun tidak signifikan pada jangka panjang, sementara variabel jumlah mesin EDC memberikan pengaruh positsignifikan pada jangka pendek saat triwulan ketiga dan keempat serta berpengaruh positif signifikan pada jangka panjang.