SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) KAIN TENUN IKAT BERBASIS EKONOMI KREATIF SEBAGAI PRODUK UNGGULAN KOTA KEDIRI

RAHMA DWI ROSI

Abstrak


RINGKASAN

Rahma, Dwi Rosi. 2019. Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kain Tenun Ikat Berbasis Ekonomi Kreatif Sebagai Produk Unggulan Kota Kediri. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Agus Sumanto, S.E., M.SA.

Kata Kunci: Pengembangan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Ekonomi

Kreatif

Kota Kediri merupakan kota kecil di Jawa Timur yang saat ini perekonomiannya sedang berkembang. Kota Kediri memiliki berbagai UMKM yang berpotensi untuk berkembang salah satunya yaitu Sentra UMKM Kain Tenun Ikat di Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto. UMKM ini sudah ada sejak tahun 1950-an namun masih banyak dari masyarakat lokal maupun luar Kota Kediri yang belum mengetahui adanya UMKM ini dan hal ini menyebabkan UMKM Kain Tenun Ikat tidak berkembang dengan baik sehingga produksi dan penjualan tidak maksimal. UMKM Kain Tenun ikat merupakan industri berbasis ekonomi kreatif karena untuk pembuatannya diperlukan kreativitas untuk membuat motif yang bagus. UMKM Kain Tenun Ikat ini memiliki berbagai jenis produk yang dihasilkan yang dapat menarik konsumen.

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pengembangan yang tepat pada sentra UMKM kain tenun ikat berbasis ekonomi kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi di lapangan, wawancara kepada pelaku UMKM, tenaga kerja, konsumen, masyarakat umum, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan , dan pengisian angket oleh responden yaitu pelaku UMKM kain tenun ikat dan yang terakhir adalah dokumentasi berupa foto dan rekaman hasil wawancara. Dalam menentukan strategi pengembangan UMKM kain tenun ikat menggunakan analisis EFAS, IFAS, matriks IE, dan SWOT.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi sentra UMKM kain tenun ikat adalah ketersediaan bahan baku, keadaan alam, sumber daya manusia, pesanan yang tidak menentu, takut melakukan pinjaman modal, komunitas yang tidak berjalan, dan sulitnya mengubah mind set pelaku UMKM. Terdapat faktor internal-eksternal yaitu kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang menjadi pengaruh dalam penentuan strategi. Strategi berbasis ekonomi kreatif dalam penelitian ini adalah strategi pengembangan sentra UMKM kain tenun ikat berbasis inovasi dan kreasi yang bersumber dari pelaku UMKM kain tenun ikat itu sendiri. Jadi, strategi yang dapat dilakukan untuk mengembangkan sentra UMKM kain tenun ikat adalah dengan mempertahankan kualitas produk, mengembangkan inovasi produk, mengembangkan teknologi produksi, memanfaatkan pameran untuk proses promosi, memanfaatkan media online untuk proses pemasaran, menambah wawasan pengusaha dan tenaga kerja, serta memanfaatkan pinjaman modal untuk mengembangkan usaha.