SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pengendalian Diri dan Status Sosial Ekonomi Keluarga Terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Siswa SMA Brawijaya Smart School

HESTI ULANDARI

Abstrak


Kata Kunci: Pengendalian Diri, Status Sosial Ekonomi Keluarga, Perilaku Pengelolaan Keuangan Siswa.

Pada era modern seperti sekarang, teknologi sudah berkembang dengan begitu pesat. Semakin banyaknya sistem belanja online, pusat perbelanjaan dan gaya hidup mewah tentu menjadikan masyarakat menjadi kurang cermat dalam mengelola keuangannya dan cenderung menjadi konsumtif dan tidak gemar menabung (Chen & Wu, 2010 dalam Hariwijaya & Maria, 2018:66). Selain itu, hasil survei nasional literasi dan ikluisi keuangan nasional oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun 2016 menunjukkan bahwa terdapat 67,8 persen masyarakat yang telah menggunakan produk dan layanan keuangan. Namun, hanya 29,7 persen masyarakat yang telah mampu atau paham literasi keuangan. Artinya, banyak masyarakat yang telah memiliki akses keuangan, namun tidak dibekali pemahaman keuangan yang memadai sehingga tidak bisa melakukan pengelolaan keuangan dengan baik. Selain itu,pada jaman sekarang pemenuhan kebutuhan menjadi tidak ideal bahkan banyak orang yang menjadi irasional ketika berkonsumsi, tidak terkecuali bagi siswa.Kebanyakan siswa susah membedakan antara kebutuhan dan keinginan sehingga melakukan pengeluaran bukan karena kebutuhan tetapi karena keinginan. Siswa juga cenderung mudah terpengaruh oleh pola konsumsi teman-temannya.Pada kenyataannya, masalah yang sering dihadapi oleh siswa adalah uang saku sudah habis sebelum waktunya. Hal ini membuktikan bahwa perilaku pengelolaan keuangan yang dimiliki oleh siswa masih buruk, bahkan cenderung boros. Disinilah diperlukan adanya pengelolaan keuangan bagi siswa agar pengeluaran keuangannya menjadi terkontrol sehingga kesejahteraan hidup menjadi lebih terjamin.

Perilaku pengelolaan keuangan siswa dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Salah satu faktor internal yang memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan siswa adalah pengendalian diri, sedangkan salah satu faktor yang memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan siswa adalah status sosial ekonomi keluarga. Berdasarkan masalah tersebut, maka perlu dilakukan penelitian penelitian mengenai pengaruh pengendalian diri dan status sosial ekonomi keluarga terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengendalian diri dan status sosial ekonomi keluarga terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa, baik secara parsial maupun simultan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanasi dimana data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuisioner. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Brawijaya Smart School dengan jumlah sampel 94 siswa yang dihitung dengan rumus proportional random sampling. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Stata/SE 14.2.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa:

(1) Pengendalian Diri berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa,

(2) Status Sosial Ekonomi Keluarga tidak berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa,

(3) Pengendalian Diri dan Status Sosial Ekonomi Keluarga berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa.

Berdasarkan hasil analisis data maka dapat ditarik kesimpulan bahwa:

(1) Pengendalian Diri berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa,

(2) Status Sosial Ekonomi Keluarga tidak berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa,

(3) Pengendalian Diri dan Status Sosial Ekonomi Keluarga berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan siswa.

Peneliti memberikan saran kepada:

(1) siswa diharapkan mampu mengendalikan diri dengan baik terutama terkait perilaku pengelolaan keuangan yang dilakukan. Hal ini dikarenakan baik atau buruknya perilaku pengelolaan keuangan yang dimiliki oleh siswa akan berpengaruh terhadap kesejahteraan hidup yang dirasakan

(2) mahasiswa yang berminat untuk melakukan penelitian mengenai “Pengaruh Pengendalian Diri dan Status Sosial Ekonomi Keluarga Terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Siswa” hendaknya mengembangkan variabel penelitian lebih mendetail lagi, seperti penambahan indikator-indikator dalam penelitian, penambahan jumlah cakupan populasi sehingga hasil penelitian lebih maksimal dan dapat digeneralisasikan lebih luas dan bermanfaat bagi pihak-pihak terkait.