SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kurs Rupiah, BI Rate, Inflasi, Dan Indeks Harga Saham Dunia Terhadap Indeks Harga Saham LQ45 Tahun 2016-2018

Lukmana Kharisma Sri

Abstrak


RINGKASAN

Lukmana, Kharisma Sri. 2019. Pengaruh Kurs Rupiah, Bi Rate, Inflasi dan Indeks Harga Saham Dunia Terhadap Indeks Harga Saham LQ45 Tahun 2016-2018.Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Dwi Wulandari, S.E, M.M

 

Kata Kunci: Kurs, BI Rate, Inflasi, New York Composite Index, Indeks Harga Saham LQ45

Indeks harga saham LQ45 merupakan indeks yang cocok digunakan sebagai acuan oleh para investor-investor pemula. Indeks harga saham LQ45 yang merupakan salah satu indeks dengan 45 perusahaan yang diukur dengan kapitalisasi pasarnya sangat cocok bagi para investor pemula yang masih merasa bingung dan sulit memilih saham perusahaan mana yang paling menguntungkan di masa depan. Kenaikan dan penurunan nilai harga saham pada dasarnya juga dapat dipengaruhi oleh faktor makroekonomi. Faktor makroekonomi dapat mempengaruhi kepurusan investor secara langsung apabila faktor makroekonomi mengalami perubahan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak makroekonomi yang berupa Kurs Rupiah, BI Rate, dan Inflasi terhadap Indeks Harga Saham LQ45 dalam jangka pendek dan jangka panjang. Hal ini dapat diketahui berdasarkan metode analisis VECM (Vector Error Correction Method) dengan bantuan alat analisis Eviews 8. Berdasarkan hasil perhitungan VECM inilah dapat diketahui apa pengaruh yang ditimbulkan masing-masing variabel terhadap jangka pendek dan jangka panjangnya. Rancangan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (IDX), Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Perdagangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kurs memberikan pengaruh positif signifikan pada jangka pendek dan negatif signifikan pada jangka panjang, variabel BI rate memberikan pengaruh negatif signifikan pada jangka pendek dan jangka panjang, sedangkan variabel inflasi memberikan dampak positif tetapi tidak signifikan pada jangka pendek dan negatif signifikan pada jangka panjang. Hasil ini berbeda dengan pengaruh yang ditimbulkan indeks harga saham dunia terhadap indeks LQ45 yang berpengaruh positif baik dalam jangka pendek dan jangka panjang akan tetapi pada jangka pendek berpengaruh positif tidak signifikan.