SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Dampak Perhutanan Sosial Terhadap Kesejahteraan dan Distribusi Pendapatan pada Lembaga Kemitraan Desa Pengelola Hutan (LKDPH) Wana Lestari Kabupaten Malang

firda mayang sari

Abstrak


Tingkat kesejahteraan yang rendah dan ketimpangan ekonomi merupakanmasalah yang masih dihadapi oleh masyarakat desa khususnya di sekitar hutan.Salah satu penyebabnya adalah minimnya penguasaan lahan masyarakat miskinsekitar hutan untuk sumber dan modal usahanya. Untuk mengurangi masalahtersebut, pemerintah memberikan akses legal kepada masyarakat untuk mengelolakawasan hutan negara melalui Perhutanan Sosial. Tujuan penelitian untuk melihatdampak Perhutanan Sosial terhadap kesejahteraan dan distribusi pendapatanmasyarakat khususnya anggota LKDPH Wana Lestari.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenispenelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini berada di Desa Rejosari, KecamatanBantur, Kabupaten Malang dimana LKDPH di Desa Rejosari yakni LKDPH WanaLestari merupakan satu-satunya LKDPH di Kabupaten Malang yang mendapatkanSK Perhutanan Sosial dalam bentuk SK Kulin KK. Informan dalam penelitian iniadalah ketua LKDPH Wana Lestari yaitu Bapak Kasidi, anggota LKDPH WanaLestari yang berjumlah empatbelas, Kepala RPH Rejosari yaitu Bapak Pramonodan masyarakat Desa Rejosari yang bukan anggota LKDPH Wana Lestari. Untukmenganalisis kesejahteraan masyarakat maka dalam penelitian dikategorikankedalam tiga kategori yaitu kesejahteraan tinggi, kesejahteraan sedang dankesejahteraan rendah. Untuk menganalisis distribusi pendapatan dilakukan denganmenghitung rasio gini berdasarkan jumlah pendapatan dan jumlah anggotaLKDPH Wana Lestari yang menjadi responden.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya programPerhutanan Sosial di kawasan hutan Desa Rejosari belum mampumenyejahterakan masyarakat khususnya masyarakat yang menjadi anggotaLKDPH Wana Lestari. Hal ini disebabkan karena dampak belum bisa dilihatsecara keseluruhan karena program baru berjalan selama satu tahun, selain ituhasil yang diperoleh petani dari mengelola kawasan hutan belum cukup dan tidaksebanding dengan kebutuhan sehari-hari. Dampak perhutanan sosial terhadapdistribusi pendapatan pada LKDPH Wana Lestari belum bisa dilihat pengaruhnyasecara keseluruhan karena program baru berjalan selama satu tahun, namundistribusi pendapatan LKDPH Wana Lestari baik sebelum dan sesudah adanyaperhutanan sosial dalam kategori rendah. Hal ini disebabkan karena adanyakesamaan dari jenis komoditas yang dipanen, frekuensi panen tiap komoditas danharga jual komoditas sehingga pendapatan yang diperoleh cenderung hampir sama