SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL, INVESTASI, TENAGA KERJA DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2014-2017

ANGINOVA RISTA

Abstrak


RINGKASAN

Anginova, Rista. 2019. Pengaruh Desentralisasi Fiskal, Investasi, Tenaga Kerja, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2017. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hadi Sumarsono, S.T., M.Si.

 

Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Desentralisasi Fiskal, Investasi, IPM,

Pertumbuhan ekonomi merupakan tolak ukur untuk melihat keberhasilan pembangunan ekonomi, jika perekonomian mengalami peningkatan dalam kegiatan ekonomi dibandingkan dengan waktu sebelumnya maka perekonomian mengalami pertumbuhan atau kenaikan, begitu juga sebaliknya. Untuk melihat pertumbuhan ekonomi maka tolak ukur yang digunakan adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada tingkat wilyah. Tingkat pertumbuhan PDRB di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2014 adalah 5,86%, pada tahun 2015 mengalami penurunan sebesar 0,42% menjadi 5,44%, pada tahun 2016 meningkat sebesar 0,13% menjadi 5,57%, dan penurunan 0,12% di tahun 2017 sehingga nilai pertumbuhannya menjadi 5,45%. Dibandingkan dengan kenaikan yang terjadi, Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan laju pertumbuhan ekonomi, yang berarti bahwa kegiatan ekonomi di Provinsi Jawa Timur juga mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan pengaruh variabel desentralisasi fiskal, investasi, lapangan kerja dan indeks pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten / kota Provinsi Jawa Timur 2014-2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, metode yang digunakan adalah regresi data panel dan alat analisis yang digunakan adalah Eviews 9. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Hasil analisis menggunakan regresi menunjukkan bahwa probabilitas variabel desentralisasi fiskal sebesar 0.3431 lebih dari 0.05, probabilitas variabel investasi sebesar sebesar 0.0658 lebih dari 0.05, probabilitas variabel tenaga kerja sebesar 0.0000 kurang dari 0.05, dan probabilitas IPM sebesar 0.0000 kurang dari 0.05. Nilai Prob. F statistic dengan nilai p-value sebesar 0.000000 lebih kecil dari 0,0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 variabel yang secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kota / kabupaten Provinsi Jawa Timur, yaitu tenaga kerja dan indeks pembangunan manusia (IPM), sedangkan secara simultan variabel desentralisasi fiskal, investasi , tenaga kerja, dan indeks pembangunan manusia mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di kota / kabupaten di Provinsi Jawa Timur pada 2014-2017.