SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisa Produk Olahan Ikan Dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kota Lamongan.

yusuf syaifullah

Abstrak


ABSTRAK

 

Syaifullah, Yusuf. 2018. Analisa Produk Olahan Ikan Dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM  di Kota Lamongan. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Agus Sumanto, SE, M.SA.

 

Kata Kunci: UMKM, Ikan Sunduk Krispy

Usaha mikro, kecil dan menengah merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas, menciptakan, serta menambah lapangan kerja, dapat berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi dan berperan mewujudkan stabilitas di berbagai bidang perekonomian. Salah satunya di Desa Kandang semangkon, Kabupaten Lamongan. Produk olahan yang cukup terkenal adalah ikan sunduk krispy usaha ini sangat berpotensi untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran umum UMKM ikan sunduk krispy di Desa Kandang semangkon, faktor pendukung dan faktor penghambatnya, dan upaya pemerintah dalam mengembangkan UMKM tersebut.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti memberikan uraian yang berasal dari catatan awal lapangan yang diperoleh pada observasi awal, naskah wawancara, observasi di UMKM ikan sunduk krispy pada saat produsen ikan sunduk krispy melakukan proses produksi.

Hasil penelitian adalah: (1) usaha ikan sunduk krispy yang berada di desa kandang semangkon berdiri sejak tahun 2005 an, dengan jumlah sekitar 11 pengusaha. Bahan baku utama ikan sunduk dan bahan penunjang minyak nabati, rempah-rempah dan garam. Proses pemasarannya secara langsung dijual di tempat usaha, dipasarkan ke pusat oleh-oleh, maupun dijual secara online. (2) Faktor pendukung usaha ikan sunduk krispyitu sendiri diantaranya adanya tenaga kerja, alat-alat produksi dan lokasi. Faktor penghambat dalam UMKM ikan sunduk krispy ini yaitu ketersediaan ikan sunduk yang tidak menentu sehingga proses produksi tidak berjalan stabil, selain itu, kurangnya bantuan modal juga menyebabkan proses produksi kurang efisien. (3) Peran pemerintah terhadap UMKM ikan sunduk krispy sampai saat ini masih belum dirasakan oleh para pengusaha ikan sunduk krispy baik berupa modal maupun bantuan lain. Perlu dibangun suatu perkumpulan yang khusus bertanggung jawab dalam mengkoordinasikan yang berkaitan dengan upaya pengembangan UMKM ikan sunduk krispy.