SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL PRODUKSI PADI SAWAH DI DESA DONOMULYO KECAMATAN DONOMULYO KABUPATEN MALANG

JUNARI .

Abstrak


ABSTRAK

 

Junari, 2018. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Produksi Padi Sawah Di Desa Donomulyo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang. Skripsi, Fakultas Ekonomi. Program Studi Ekonomi Pembangunan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Imam Mukhlis

 

Kata Kunci: Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Hasil Produksi Padi Sawah.

Usaha tani padi merupakan kegiatan yang dilakukan para petani untuk menghasilkan produk (gabah). Produksi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menambah nilai guna suatu barang atau jasa, untuk mendapatkan produksi gabah maka harus dilakukan pengolahan tanaman yang baik, diantaranya melakukan teknik pemupukan, penanaman dan penggunaan tenaga kerja yang baik dan benar. Penelitian ini dilakukan karna ada perbedaan hasil produksi dan produktivitas yang tinggi diantara kecamatan-kecamatan penghasil padi sawah di Kabupaten Malang. Tujuan penelitian menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi hasil produksi padi di Desa Donomulyo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang 2018.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis model regresi linier berganda. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, tempat peneltian ini dilaksanakan di Desa Donomulyo sedangkan pengumpulan data dilakukan dari bulan Desember 2017- Februari 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan petani yang memiliki pencaharian dari sektor pertanian padi sawah dan sampel dalam penelitian sebanyak 50 responden.

Berdasarkan analisis dengan alat bantu Eviews 10. Koefisien regresi pada variabel jumlah bibit sebesar -80.35401. Ketika menambahkan jumlah bibit sebesar 1%, maka hasil produksi menurun sebesar 80,35%, dengan nilai signifikan sebesar 0.0168, yang lebih kecil dari 0,05. Untuk Koefisien jumlah pupuk sebesar 4.779867, ketika menambah jumlah pupuk 1%, maka hasil produksi bertambah sebesar 47.79%, dengan nilai signifikan sebesar 0.0001, yan lebih kecil dari 0,005, dan koefisien jumlah tenaga sebesar 207.1442. ketika menambah jumlah tenaga kerja 1%, maka hasil produksi menambah sebesar 207.14% dengan nilai signifikan sebesar 0.0000, yang lebih kecil dari  0,05.

Jadi dapat disimpulkan bahwa variabel X1 berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produksi padi sawah, sedangkan variabel X2, X3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil produksi padi sawah dimana nilai Adjusted R-squared sebesar 0.828816 atau 82,9% , jadi hasil produksi padi sawah di Desa Donomulyo selama satu kali panen di Pengaruhi oleh variabel X1,X2,X3 sebesar 82,9%. Sedangkan sisanya yaitu 17.12% hal ini dipengaruhi oleh variabel-variabel yang tidak tercamtum dalam penelitian ini. Maka dari itu jikan para petani mengiginkan hasil produksi padi yang maksimal maka harus dilakukan sistem penanaman yang baik serta penggunaan bibit dan pupuk maupun tenaga kerja harus efektif dan efisien demi mencapai hasil produksi dan produktivitas yang baik.