SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Penggunaan dan Efektivitas Pembayaran Elektronik Nontunai di Sektor Perdagangan Kecil (Studi Kasus Pasar Kepanjen Kabupaten Malang dan Pasar Besar Kota Malang).

Luky Septiaji

Abstrak


ABSTRAK

 

Kemajuan teknologi menyebabkan aktivitas perekonomian mengalami peningkatan dan kemajuan yang sangat pesat. Kemajuan teknologi membawa perubahan besar tehadap segala aktivitas kehidupan, kemajuan teknologi juga membawa perubahan pada sektor perekonomian dan perdagangan di Indonesia. Kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses masyarakat ke layanan jasa keuangan perbankan melalui inovasi produk yang diciptakan oleh perbankan. Inovasi produk    perbankan yang dimaksud dikenal dengan istilah Branchless banking Penelitian ini membahas tentang penggunaan, efektivitas dan presepsi pedagang yang menyediakan mesin pembayaran elektronik nontunai di sektor perdagangan kecil yang di teliti melalui penggunaan mesin Electronic Data Capture (EDC).

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pengetahuan baru tentang penggunaan dan efektivitas transaksi yang dilakukan melalui e money melalui penggunaan mesin Electronic Data Capture (EDC) untuk mendukung kebijakan Bank Indonesia yaitu Gerakan Nasional Nontunai (GNNT). Serta peran masyarakat dalam menggunaan dan memaksimalkan transaksi non tunai di setiap pembayaran yang dilakukan di toko-toko atau sektor perdagangan kecil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan dari penelitian ini adalah para pedagang yang memakai dan menyediakan mesin pembayaran nontunai di Pasar Kepanjen Kabupaten Malang dan Pasar Besar Kota Malang.

 

Hasil penelitian ini ditemukan bahwa penggunaan mesin pembayaran elektronik nontunai di sektor perdagangan kecil masih rendah, masyarakat masih cenderung memilih menggunakan transaksi tunai. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap sistem pembayaran elektronik nontunai menjadi penyebab rendahnya penggunaan dan efektivitas pembayaran elektronik nontunai di sektor perdagangan kecil. Selain itu kelemahan yang dimiliki oleh mesin pembayaran elektronik nontunai dinilai pelaku usaha sebagai penghambat kegiatan transaksi setiap harinya. Pendapat lain yang menyebabkan tidak semua pedagang mau menyediakan mesin pembayaran elektronik nontunai dikarenakan kebijakan dari pihak perbankan berupa potongan biaya yang harus ditanggung di setiap transaksi.