SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penganggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo Tahun 2012-2017

Fadilla Citra Melati

Abstrak


ABSTRAK

Melati, Citra, F. 2018. Pengaruh Penganggaran Alokasi Dana Desa (ADD) Dan Dana Desa (DD) Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo Tahun Anggaran 2012-2017. Skripsi, Fakultas Ekonomi. Jurusan Ekonomi Pembangunan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Farida Rahmawati, S.E.,M.E.

Kata Kunci: Alokasi Dana Desa, Dana Desa, dan Tingkat Kemiskinan.

Kemiskinan merupakan masalah yang kompleks di Negara berkembang seperti Indonesia, terutama pada daerah pinggiran atau daerah perdesaan. Masalah kemiskinan menjadi salah satu penghambat dalam pembangunan ekonomi secara nasional. Pembangunan ekonomi akan mencapai titik keberhasilan apabila negara tersebut berhasil memeratakan pembangunan dan mengecilkan angka kemiskinan. Oleh sebab itu upaya penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara komprehensif dan dilaksanakan secara terpadu. Masalah kemiskinan di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari konteks kelembagaan dan tata kelola pemerintah. Dengan begitu guna menanggulangi masalah kemiskinan pemerintah mencanangkan berbagai strategi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dengan membawa pelayanan lebih dekat kepada masyarakat terutama kepada masyarakat kurang mampu. Pada saat ini pemerintah Indonesia memberikan dana bantuan keuangan untuk daerah perdesaan yakni Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) guna menanggulangi masalah kemiskinan. Akan tetapi dengan strategi tersebut muncul berbagai asumsi terhadap keberhasilan strategi tersebut dalam mengatasi masalah kemiskinan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) terhadap tingkat kemiskinan di Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo pada tahun anggaran 2012-2017, baik secara parsial maupun secara simultan.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitaif dan menggunakan data sekunder yang berjenis data panel, yakni perpaduan antara data time series dan data cross section. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yakni metode regresi data panel yang diolah dengan menggunakan program eviews. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Alokasi Dana Desa (ADD) berpengaruh secara negatif dan signifikan dengan nilai koefisien sebesar -1,66E_06 dan nilai probabilitas sebesar 0,0081 lebih kecil dari nilai α=0,05 yang artinya apabila terjadi penambahan terhadap variabel Alokasi Dana Desa (ADD) sebanyak 1 persen maka akan terjadi penurunan sebanyak 1,66 persen terhadap tingkat kemsiskinan, hal ini menunjukkan bahwa ADD sudah tersalurkan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Akan tetapi pada variabel Dana Desa (DD) berpengaruh positif dan tidak signifikan dengan nilai koefisien 473,4646 dan nilai probabilitas sebesar 0,0620 diatas nilai α=0,05 yang artinya apabila terjadi peningkatan sebesar 1 persen terhadap variabel Dana Desa (DD) maka akan terjadi peningkatan sebanyak 47,35 persen terhadap tingkat kemiskinan.