SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua dan Literasi Finansial terhadap Perilaku Konsumtif Pelajar SMAN 3 Malang Kelas XI

Wahyu Ardi Saputro

Abstrak


Abstrak

 

Perilaku konsumtif merupakan kegiatan konsumsi yang tidak didasarkan pada pemikiran yang rasional untuk mencapai kepuasan sehingga terjadi inefisiensi biaya. Perilaku konsumsi ini diukur dari pembelian impulsif, pemborosan, dan pencarian kesenangan. Perilaku konsumtif seseorang dipengaruhi oleh status sosial ekonomi orang tua dan literasi finansial. Literasi finansial disini merupakan pengetahuan dan pemahaman atas konsep keuangan yang digunakan untuk membuat pilihan keuangan. Seseorang yang memiliki tingkat literasi finansial yang bagus, maka seseorang tersebut memiliki perilaku konsumtif yang baik pula.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumtif pelajar khususnya pelajar SMAN 3 Malang kelas XI dengan indikator atau variabel nya menggunakan status sosial ekonomi orangtua dan literasi finansial masing-masing pelajar. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan pelajar tentang pengelolaan keuangan agar bisa lebih bijaksana dalam mengelola keuangan mereka.

Populasi dari penelitian ini adalah Pelajar SMAN 3 Malang Kelas XI. Pengambilan sampel menggunakan teknikRandom Sampling dan diperoleh179responden. Jenis data yang digunakan adalah kuantitatif dan merupakan data primer yang diperoleh secaralangsungdarirespondenmelaluipenyeberankeusioner yang di lakukanolehpeneliti. Teknik analisis data yang digunakanadalahregresi linear berganda.

Hasilpenelitianiniterdapatpengaruh yang signifikanpositif antara status sosial ekonomi orang tua dengan perilaku konsumtif dan terdapatpengaruh yang signifikanantaraliterasi finansial dengan perilaku konsumtif, sehingga terdapat  pengaruh yang signifikan secara simultan antara status sosial ekonomi orang tua dan literasi finansial terhadap perilaku konsumtif. Pada penelitian selanjutnya peneliti menyarankan untuk melakukan penelitian kembali dengan menambah sampel penelitian dan menambah instrumen penelitian yang lebih lengkap seperti observasi dan wawancara agar hasil penelitian lebih objektif.