SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Nilai Kurs Terhadap Neraca Perdagangan di Indonesia Periode 2014-2016

Albiano Gunarisman

Abstrak


ABSTRAK

 

Perdagangan internasional sangat penting dalam perkembangan perekonomian. Ekspor dan impor merupakan kegiatan dalam perdagangan internasional. Jika ekspor lebih tinggi, maka nergara akan mengalami surplus neraca perdagangan. Jika impor lebih tinggi, maka negara akan mengalami defisit. Dalam perdagangan intenasional, faktor yang mempengaruhi aliran barang dan jasa adalah nilai tukar. Nilai tukar yang terdepresiasi atau terapresiasi mempunyai pengaruh penting terhadap neraca perdagangan.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh nilai tukar rupiah dengan Dollar Amerika (kurs) terhadap neraca perdagangan di Indonesia selama 2014-2016. Neraca perdagangan (netto expor) mengalami defisit pada tahun 2014, yang kemudian cenderung mengalami surplus pada tahun 2015 dan 2016. Begitu pula dengan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika. Pada tahun 2014, nilai tukar rupiah mengalami depresiasi terhadap dollar Amerika, yang kemudian pada tahun 2014 dan 2015 mengalami apresiasi dan menjadi stabil.

 Penelitian ini juga menginvestigasi terpenuhinya keberadaan fenomena kurva-J (J-curve) dan Marshall-Lerner Condition pada neraca perdagangan di Indonesia pada periode 2014 hingga 2016 dengan data bulanan antara januari 2014 hingga desember 2016 dengan menggunakan metode Vector Autoregression (VAR). Penelitian ini mengindikasikan bahwa nilai tukar riil (kurs) memiliki pengaruh terhadap neraca perdagangan di Indonesia. Fenomena J-curve sedikit terlihat pada neraca perdagangan Indonesia dalam jangka pendek. Hal ini dikarenakan Marshall-Lerner Condition sudah terlihat di awal periode.