SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Inflasi, SukuBunga SBI, dan Produk Domestik Bruto terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia Tahun 2008-2015

Desy IkePuspita Mukti, Desy Ikepuspita Mukti

Abstrak


ABSTRAK

 

Dalam kebijakan moneter jumlah uang beredar menjadi hal yang berperan penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Namun laju pertumbuhan uang yang terlalu cepat dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi perekonomian. Perubahan jumlah uang beredar dapat mempengaruhi kestabilan harga. Uang beredar yang terlalu banyak di masyarakat dapat merangsang terjadinya kenaikan harga barang atau inflasi namun jika jumlah uang beredar terlalu sedikit maka aktifitas perekonomian akan lama berkembang atau terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inflasi, suku bunga SBI, dan Produk Domestik Bruto (PDB) terhadap jumlah uang beredar.

Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder (time series) data diperoleh dari Statistik Ekonomi dan Keuangan (SEKI) Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik dengan periode waktu 2008 hingga 2015. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 32 dengan menggunakan teknik analisis regresi liniear berganda dengan metode OLS (Ordinary Last Square) untuk memperoleh gambaran mengenai hubungan antar variabel satu dengan variabel lainnya.

Dari hasil uji hipotesis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel inflasi secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap jumlah uang beredar, variabel suku bunga SBI secara parsial berpengaruh negatif namun signifikan terhadap jumlah uang beredar, sedangkan variabel Produk Domestik Bruto (PDB) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar. Hasil uji hipotesis secara simultan (uji F) menunjukan bahwa inflasi, suku bunga SBI, dan PDB mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah uang beredar. Berdasarkan hasil dari penelitian ini diharapkan pemerintah untuk tetap menjaga pertumbuhan uang beredar agar tetap stabil dengan mengupayakan peningkatan pendapatan nasional. Dengan demikian peningkatan jumlah uang beredar dapat diimbangi oleh PDB sehingga dapat mengurangi resiko inflasi tinggi.