SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pembiayaan Produktif (Krasida Dan Kreasi) pada Pegadaian Persero dalam Menyalurkan Kredit UMKM di Kota Malang

Anggitasiskha Alfalin Finalia

Abstrak


ABSTRAK

 

Finalia, Anggitasiskha Alfalin. 2017. Analisis Pembiayaan Produktif (Krasida Dan Kreasi) pada Pegadaian Persero dalam Menyalurkan Kredit UMKM di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Imam Mukhlis, S.E., M.Si.

 

Kata Kunci: Pegadaian, pembiayaan produktif.

 

Usaha mikro kecil dan menengah di Indonesia memiliki berbagai kendala. Salah satunya adalah kendala permodalan. Sektor UMKM dianggap feasible namun unbankable dimana usaha tersebut sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengembalikan pinjaman namun belum memenuhi persyaratan kredit bank. Namun tidak hanya bergantung pada lembaga keuangan bank, lembaga keuangan bukan bank salah satunya adalah Pegadaian juga memiiki program untuk pembiayaan umkm dengan kecepatan dan kemudahan akses kreditnya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pembiayaan produktif (Krasida dan Kreasi) Pegadaian serta analisis penyaluran Krasida dan Kreasi bagi pelaku usaha mikro di Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer yang dipaparkan berupa hasil wawancara dari pihak yang bersangkutan,  serta data sekunder berupa olahan data yang dapat dipertanggungjawabkan melalui studi pustaka, wawancara dan internet. Hasil penelitian diketahui bahwa Krasida (kredit angsuran dengan sistem gadai) dan Kreasi (kredit angsuran dengan sistem fidusia) Pegadaian memiliki fungsi yang sama yakni digunakan sebagai pembiayaan usaha mikro. Namun dalam praktiknya, hanya Kreasi yang berjalan sesuai dengan tujuan awalnya, sedangkan Krasida dapat digunakan nasabah untuk kegiatan konsumtif. Selain itu perbedaannya terletak pada sistem jaminan dan tarif yang diberikan. Skema penyaluran Krasida dan Kreasi terbagi dalam enam tahapan antara lain, tahap sosialisasi, permohonan, investigasi, penaksiran, persetujuan dan berakhir dengan pencairan langsung pada end user. Pada praktik Krasida, Pegadaian tidak melakukan survei usaha, namun hanya perlu menunjukkan surat keterangan usaha karena hak atas jaminan berada pada Pegadaian. Hingga akhir tahun 2016, Pegadaian Cabang kota Malang telah menyalurkan pembiayaan Kreasi lebih besar daripada Krasida.