SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektivitas Kinerja Kelompok Nusa Pelangi Dalam Pengembangan Agrowisata Sapi Perah Nusa Pelangi Desa Gubugklakah Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang.

Shokib Johan

Abstrak


ABSTRAK

 

Johan, Shokib. 2017. EfektivitasKinerja Kelompok Nusa Pelangi Dalam Pengembangan Agrowisata Sapi Perah Nusa Pelangi Desa Gubugklakah Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang.Skripsi, Progam Studi S1 Ekonomi Pembangunan, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Mit Witjaksono, MS. Ed.

 

Kata Kunci:Efektivitas Kinerja, Kelompok Peternak, Pengembangan agrowisata

 

Konsep pengembangan kawasan agropolitan dan agrowisata sejalan dengan visi misi pemerintah  Kabupaten  Malang yaitu Madep Manteb, yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Malang yang mandiri, agamis, demokratis, produktif, maju, aman, tertib dan berdaya saing. Demi mewujudkan hal tersebut pemerintah melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang menyediakan sarana dan prasarana berupa bangunan dan fasilitas operasional yang siap digunakan oleh kelompok. Oleh karena itu efektivitas kinerja kelompok dalam mengembangkan agrowisata sapi perah nusa pelangi harus diperhatikan. Prinsip efektivitas kinerja dalam pengembangan agrowisata nusa pelangi harus diperhatikan agar aktivitas pekerjaan dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu melihat apakah kinerja dari proses pekerjaan sehari-hari kelompok nusa pelangi sudah memperhatikan prinsip efektivitas atau belum. Dan juga bagimana cara untuk meningkatkan efektivitas kinerja kelompok nusa pelangi.

 Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang dibutuhkan adalah data tentang ketersediaan fasilitas, kesiapan fasilitas yang tersedia untuk dioperasikan, kesiapan kelompok dalam menjalakan dan memanfaatkan fasilitas, tahapan proses penyediaan pakan, perawatan kandang sapi, proses pemerahan susu, produk olahan yang dihasilkan, dan kuantitas produksi serta pemasaran. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data tersebut adalah dengan pengamatan lapangan dan wawancara. Untuk mengecek keabsahan data menggunakan metode triangulasi.

Dari hasil analisis data, peneliti mendapatkan data tingkat efektivitas pemasaran dan efektivitas pekerjaan setiap hari dilihat dari penggunaan waktu mulai dari proses perawatan di kandang hingga proses pemerahan susu. Efektivitas pemasaran susu pasteurisasi mencapai ktiteria efektif sebesar 83.33 %. Namun disisi lain efektivitas kinerja kelompok nusa pelangi belum tercapai hal ini ditunjukkan dengan adanya fasilitas yang belum dimanfaatkan/dioperasikan sehingga output yang dihasilkan tidak bisa maksimal mengingat bahwa sarana dan prasarana yang sudah ada sudah lengkap dan siap dimanfaatkan. Terkendala anggota kelompok yang banyak memilih pasif sehingga dari 27 anggota kelompok hanya 5 orang saja yang aktif mengelola agrowisata sapi perah nusa pelangi. Hal tersebut mengakibatkan tenaga pengelola agrowisata nusa pelangi menjadi sangat kurang dan mengakibatkan kinerja kelompok nusa pelangi belum efektif.