SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kondisi Makroekonomi terhadap Jumlah Kredit Investasi Perbankan di Indonesia Periode 2009-2016

Ayu Angga Dewi

Abstrak


ABSTRAK

 

Dewi, Ayu Angga. 2017. Pengaruh Kondisi Makroekonomi terhadap Jumlah Kredit Investasi Perbankan di Indonesia Periode 2009-2016. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Agus Sumanto, S.E., M.SA.

 

Kata Kunci: Kredit Investasi, Suku Bunga Kredit, PDB, Harga Minyak Mentah, dan Inflasi

Perbankan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 merupakan badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.Peranan perbankan dalam pertumbuhan ekonomi sangat penting, karena fungsinya sebagai lembaga intermediasi untuk menjembatani antara pemilik dana dan peminjam salah satunya adalah penyaluran kredit investasi.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel suku bunga kredit, PDB, harga minyak mentah, dan inflasi terhadap kredit investasi perbankan di Indonesia periode 2009-2016.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari website resmi Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pusat Statistik, dan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral. Data yang diambil adalah data tahun 2009 sampai 2016. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda.

 

Berdasarkan hasil uji yang telah digunakan menunjukkan bahwa suku bunga kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah kredit investasi perbankan di Indonesia yang artinya, semakin tingginya suku bunga kredit maka jumlah kredit yang disalurkan oleh suatu perbankan juga akan meningkat. Variabel PDB berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah kredit investasi perbankan yang artinya, ketika PDB dalam suatu sektor mengalami kenaikan maka akan terlihat adanya pergerakan usaha pada sektor tersebut. Variabel harga minyak mentah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah kredit investasi perbankan yang artinya, meningkatnya harga minyak mentah Indonesia tidak memberikan dampak terhadap jumlah kredit investasi. Variabel inflasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah kredit investasi perbankan yang artinya, selama periode penelitian inflasi tidak mempengaruhi jumlah kredit investasi karena tingkat inflasi masih tergolong rendah. Secara simultan suku bunga kredit, PDB, harga minyak mentah, dan inflasi berpengaruh terhadap kredit investasi perbankan.