SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Program Pembelajaran Guru Mata Pelajaran Ekonomi Sekolah Menengah Atas Negeri dan Swasta di Kabupaten Tulungagung

Hendro Dwi Baskoro

Abstrak


ABSTRAK

 

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kian cepat, mendorong manusia untuk selalu meningkatkan mutu kualitas pendidikannya sehingga mampu bersaing di era globalisasi. Guru merupakan komponen paling menentukan dalam sistem pendidikan secara keseluruhan yang harus mendapatkan perhatian sentral, pertama dan utama. Tuntutan zaman mengharuskan guru terus meningkatkan kualitasnya dalam melaksanakan tugas profesionalitasnya sebagai guru. Evaluasi diperlukan untuk menilai efektifitas program pembelajaran yang sudah dibuat oleh seorang guru yang meliputi perencanaan pembelajaran seperti program tahunan (prota), program semester (promes), silabus dan RPP, kemudian pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Kemudian komponen-komponen tersebut dianalisis lalu diberi penilaian dari analisis tersebut.Data dari hasil evaluasi perangkat pembelajaran yang benar, lengkap dan akurat dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan dan penilaian. Evaluasi ini akan menentukan apakah perangkat pembelajaran sudah sesuai dengan pelaksanaan di kelas atau belum. Oleh karena itu kemampuan guru yang kompeten merupakan sebuah keharusan yang dijadikan pedoman oleh guru untuk menjadi lebih baik.

Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah (1) mengetahui perbandingan kualitas perangkat pembelajaran guru ekonomi di SMA Negeri dan Swasta Kabupaten Tulungagung; (2) mengetahui perbandingan kualitas pelaksanaan pembelajaran guru ekonomi di SMA Negeri dan Swasta Kabupaten Tulungagung; (3) mengetahui perbandingan kualitas evaluasi pembelajaran guru ekonomi di SMA Negeri dan Swasta Kabupaten Tulungagung.

Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluasi. Data penelitian yang berupa paparan narasumber dari SMAN 1 Kedungwaru dan SMA PGRI Kalangbret di Kabupaten Tulungagung. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data dan mengambil kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan temuan data dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan, trianggulasi dan ketekunan pengamatan.

Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh empat kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut:

Pertama, Kualitas perangkat pembelajaran guru ekonomi dari SMAN 1 Kedungwaru (SS) lebih baik dari SMA PGRI Kalangbret (AT) dengan persentasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) guru ekonomi SMAN 1 Kedungwaru (SS) yaitu 90% persen dan guru ekonomi SMA PGRI Kalangbret (AT) yaitu 82,5% persen.

Kualitas pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru ekonomi dari SMAN 1 Kedungwaru (SS) lebih baik daripada guru dari SMA PGRI Kalangbret (AT), dengan persentase guru ekonomi SMAN 1 Kedungwaru (SS) yaitu 83% persen dan guru ekonomi SMA PGRI Kalangbret (AT) yaitu 78% persen.

 

Ketiga, Kesesuaian antara perangkat pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran yang telah dibuat setiap guru ekonomi sekolah menengah atas dari SMAN 1 Kedungwaru (SS) dan SMA PGRI Kalangbret (AT) setiap waktu mengajar tidak bisa selalu sesuai dengan rancangan pembelajaran yang telah dibuat.