SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Beasiswa, Jumlah Uang Saku, dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) terhadap Tingkat Konsumsi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Penerima Beasiswa Tahun Anggaran 2015 dan 2016

Dina Ardinatuz Zuhro

Abstrak


ABSTRAK

 

Konsumsi merupakan segala tindakan yang dilakukan oleh seorang individu untuk memenuhi setiap kebutuhannya dengan sumber daya yang dimiliki. Sedangkan tingkat konsumsi merupakan tingkatan tinggi atau rendahnya setiap pengeluaran konsumsi yang dilakukan. Tingkat konsumsi mahasiswa terbagi atas pengeluaran untuk konsumsi makanan, pengeluaran dalam menunjang kegiatan perkuliahan, komunikasi, transportasi, dan sebagainya. Dalam memenuhi setiap kebutuhan dalam berkonsumsi dibutuhkan sumber daya, yaitu pendapatan. Pendapatan mahasiswa diperoleh dari uang saku, beasiswa, maupun dari pendapatan tambahan lainnya seperti bekerja paruh waktu. Dalam menempuh pendidikan sebagai mahasiswa, terdapat beberapa biaya yang harus dikeluarkan oleh orang tua untuk menunjang penyelenggaran pendidikan. Biaya ini terbagi ke dalam biaya langsung yaitu Sumbangan Pembiayaan Pendidikan (SPP) / Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester, serta biaya tidak langsung seperti biaya hidup, sewa kos, serta biaya tambahan dalam kegiatan perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beasiswa, jumlah uang saku, dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) terhadap tingkat konsumsi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang penerima beasiswa tahun anggaran 2015 dan 2016. Data penelitian ini diperoleh dari kuisioner (primer) dan data penerima beasiswa yang diperoleh dari kemahasiswa Fakultas Ekonomi serta website resmi kemahasiswaan Universitas Negeri Malang (sekunder). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dalam pemilihan sampel menggunakan metode non probability sampling dengan teknik simple random sampling. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 290 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data sebagai berikut : (1) uji asumsi klasik, (2) uji regresi linear berganda, (3) uji hipotesis, dan (4) uji koefisien beta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) beasiswa berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat konsumsi mahasiswa, (2) jumlah uang saku berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat konsumsi mahasiswa, (3) Uang Kuliah Tunggal (UKT) berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat konsumsi mahasiswa, (4) beasiswa, jumlah uang saku, dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara bersama-sama berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat konsumsi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang penerima beasiswa tahun anggaran 2015 dan 2016. Jumlah uang saku mempunyai pengaruh paling kuat/dominan. Penelitian ini memberikan saran kepada mahasiswa untuk mampu membuat rancangan pengeluaran konsumsi, memilah kebutuhan dan keinginan, membuat skala prioritas, dan mempertimbangkan daya beli dalam memenuhi setiap kebutuhan konsumsi pada masa perkuliahan. Kepada orang tua untuk mampu memberikan pengajaran tentang pengelolaan keuangan dan membagi sumber daya untuk biaya langsung maupun tidak langsung selama masa pendidikan mahasiswa, kepada rektor Universitas Negeri Malang sebagai pertimbangan penetapan tarif pendidikan berdasarkan kemampuan finansial mahasiswa dan diimbangi dengan fasilitas atau layanan yang memadai, serta kepada peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperluas lagi variabel dan indikator yang diteliti.