SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah Produktif dalam Upaya Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (Studi pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Malang)

Merina Pratiwi, Merina Pratiwi

Abstrak


ABSTRAK

 

Pratiwi, Merina. 2017. Pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah Produktif dalam

Upaya Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (Studi pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Malang). Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Dwi Wulandari, S.E, M.M.

 

Kata Kunci:Pendayagunaan, Zakat produktif, Infak, Sedekah,Pemberdayaan Ekonomi

Kemiskinan masih merupakan salah satu masalah besar di dunia terutama bagi negera berkembang, termasuk Indonesia. Salah satu cara mengatasinya adalah melalui program pemberdayaan masyarakat. Islam telah memiliki instrumen tersendiri untuk turut membantu dalam hal pemberdayaan masyarakat yaitu melali zakat, infak, dan sedekah. Dengan jumlah populasi Muslim yang besar, Indonesia memiliki peluang besar untuk memanfaatkan potensi dana zakat, infak, dan shadaqah terutama untuk program pemberdayaan bagi masyarakat miskin. Agar para mustahik berdaya secara ekonomi, dibutuhkan program pendayagunaan dana zakat yang menjamin ketersediaan sumber pendapatan mustahik secara berkelanjutan. Disinilah pentingnya program pendayagunaan zakat yang bersifat produktif.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah produktif dalam upaya pemberdayaan ekonomi mustahik Kota Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Manajer BAZNAS Kota Malang, dan Ketua Baitul Maal yang bertanggungjawab atas pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah produktif BAZNAS Kota Malang, dan penerima zakat produktif BAZNAS Kota Malang berdasarkan nonprobability sampling dengan metode snowball sampling. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pendayagunaan dana zakat produktif olehlembaga zakat dalam hal ini BAZNAS Kota Malang disalurkan melalui 3 program yaitu. Pertama adalah dengan pemberian pinjaman modal usaha tanpa bunga. Kemudian dari pinjaman modal usaha tersebut dilakukan pula pendampingan usaha, pengawasan, dan evaluasi oleh Baitul Maal sehingga dapat dilihat sejauh mana pemanfaatan dana produktif yang diberikan kepada mustahik. Yang kedua, adalah pemberian pelatihan. Hal tersebut bertujuan agar mustahik memiliki pengetahun baru untuk dapat mengembangkan usahanya. Pendayagunaan yang ketiga adalah melalui pendirian CV yang pada akhirnya dapat dimanfaatkan bagi peningkatan kualitas dan kuantitas masyarakat binaan sekitar Baitul Maal yang bersangkutan.

 

Model pendayagunaan zakat produktif oleh BAZNAS Kota Malang dalam pemberdayaan ekonomi mustahik sudah optimal. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan pendapatan mustahik, perkembangan usahanya dan kelancaran pembayaran angsuran serta kesanggupan dalam berinfak/sedekah serta masih bergulirnya dana yang disalurkan kepada masyarakat atau dengan kata lain dana tersebut menjadi dana produktif yang pemanfaatannya tidak langsung habis namun dapat menimbulkan pengaruh secara ekonomi dan pemberdayaan mustahik.