SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Perpaduan Model Pembelajaran Talking Stick dan Word Square untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi di Kelas X IPS 5 SMA Negeri 1 Lawang Tahun Ajaran 2016/2017.

Weniati Intan Anggraeni

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggraeni, Weniati Intan. 2017. Penerapan Perpaduan Model Pembelajaran

Talking Stick dan Word Square untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi di Kelas X IPS 5 SMA Negeri 1 Lawang Tahun Ajaran 2016/2017. Skripsi. Program Studi Pendidikan Ekonomi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (1) Drs. A. Ali Wafa, M.Pd

 

Kata kunci: Talking Stick, Word Square, Hasil Belajar

Berdasarkan observasi awal, siswa-siswa kelas X IIS 5 SMAN 1 Lawang suasana yang kurang kondusif, banyak siswa yang masih berkeliaran di luar kelas ataupun di kantin. Terlihat juga ketika dijelaskan banyak siswa yang berbicara sendiri tidak mendengarkan penjelasan di depan. Banyak siswa yang merasa bosan ketika dijelaskan, ada juga yang mengantuk, disini siswa merasa kurang semangat dalam mengikuti pembelajaran tersebut. Banyak juga siswa yang mengeluh tentang sistem pembelajaran yang diterapkan guru pamong kepada mereka, dengan model pembelajaran persentasi dan ceramah.

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui penerapan perpaduan model pembelajaran Talking Stick dan Word Square pada mata pelajaran ekonomi kelas X IIS 5 SMAN 1 Lawang, (2) untuk mengetahui apakah penerapan perpaduan model pembelajaran Talking Stick dan Word Square dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IIS 5 SMAN 1 Lawang.

Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindak Kelas dengan pendekatan deskripstif kualitatif. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi, subjek penelitian adalah siswa kelas X IIS 5 SMA Negeri 1 Lawang tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes, catatan lapangan, dokumentasi.

Hasil penelitian ini menunjukkanadanya peningkatan dari Pre test siswa pada siklus I adalah 50,62 sedangkan pada siklus II adalah 57,81 maka terjadi peningkatan. Adapun hasil Post test pada siklus I adalah 77,96 dan pada siklus II adalah 8,40 maka dikatakan hasil Post test siklus I dan siklus II terjadi peningkatan.

 

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan perpaduan model pembelajaran Talking Stick dan Word Square dapat dikatakan berhasil dengan adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa diperoleh dari hasil Pre test dan Post test siswa pada siklus I dan siklus II. Adapun saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah 1) Model pembelajaran hendaknya menerapkan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Salah satunya menggunakan perpaduan metode pembelajaran Talking Stick dan Word Square supaya pembelajaran menjadi lebih aktif. 2) hendaknya menjadi bahan pertimbangan dalam upaya meningkatkan keterampilan mengajar guru supaya dapat mendukung hasil belajar siswa. 3) Bagi peneliti lain yang ingin mengembangkan penelitian dengan perpaduan metode pembelajaran Talking Stick dengan Word Square hendaknya dapat menggunakan jumlah siswa yang lebih banyak dan materi ajar yang berbeda supaya mendapat hasil yang lebih baik.