SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Upah Minimum, Pertumbuhan Ekonomi dan Jumlah Penduduk Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Timur tahun 2011-2015

Wahyu Kurniani

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurniani, Wahyu. 2017. Pengaruh Upah Minimum, Pertumbuhan Ekonomi dan Jumlah Penduduk Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Timur tahun 2011-2015. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Agus Sumanto, S.E., M.SA.

 

Kata Kunci: Upah Minimum, Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Penduduk dan Tingkat Pengangguran Terbuka

Pembangunan ekonomi merupakan serangkaian usaha kebijaksanaan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperluas kesempatan kerja dan mengarahkan pembagian pendapatan secara merata. Pembangunan ekonomi dapat dilihat dari beberapa indikator, salah satu diantaranya adalah pengangguran. Pengangguran merupakan masalah ketenagakerjaan yang dialami banyak negara. Begitu seriusnya masalah pengangguran sehingga setiap rencana pembangunan ekonomi bertujuan untuk menurunkan angka pengangguran. Provinsi Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur juga memiliki masalah ketenagakerjaan yaitu masalah pengangguran. Permasalahan tersebut juga dibarengi oleh melambatnya perekonomian yang terjadi akhir-akhir ini seperti peningkatan upah minimum yang tinggi, pertumbuhan ekonomi yang melambat serta tingginya jumlah penduduk setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah minimum, pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Timur tahun 2011-2015.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif eksplanasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diambil dari publikasi resmi pemerintah. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kabupaten/kota yang berada di Provinsi Jawa Timur. Analisis data dilakukan dengan melakukan regresi data panel dengan menggunakan program Eviews 8 dan Microsoft Excel 2010.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model regresi data panel yang paling tepat adalah model Fixed Effect. Berdasarkan uji parsial, upah minimum memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka, hal ini dikarenakan penduduk Jawa Timur lebih banyak bekerja di sektor informal yang tidak terikat oleh kebijakan pengupahan serta kenaikan upah sudah diantisipasi oleh pemerintah dengan membuat kebijakan penangguhan pembayaran upah. Pertumbuhan ekonomi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka, hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang meningkat lebih berorientasi padat modal dibandingkan padat karya, serta pertumbuhan ekonomi yang meningkat hanya didorong oleh sektor yang tidak dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Jumlah penduduk tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat penngangguran terbuka, hal ini dikarenakan jumlah lapangan pekerjaan di Jawa Timur bersifat elastis, artinya lapangan pekerjaan yang tersedia mudah menyesuaikan terhadap besarnya jumlah penduduk di Jawa Timur.