SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan pembelajaran Kooperatif Model Debate untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X IPS 3 SMA Maarif NU Pandaan Tahun Ajaran 2016/2017

Nafidatul Masyruroh

Abstrak


ABSTRAK

 

Nafidatul Masyruroh. 2017. Penerapan pembelajaran Kooperatif Model Debate untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X IPS 3 SMA Maarif NU Pandaan Tahun Ajaran 2016/2017. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Ir. Yohanes Hadi Soesilo, M.Div, M.E.

 

Kata Kunci : Debate, Hasil Belajar

Pembelajaran kooperatif model Debate adalah pembelajaran kooperatif yang menuntut siswa untuk berfikir kritis, berargumntasi, dan bekerjasama untuk mencapai tujuan pembelajaran terdiri dari kelompok golongan pro dan golongan kontra yang kemudian mendiskusikan suatu permasalahan. Hasil belajar siswa merupakan nilai yang dicapai siswa ranah kognitif  dan ranah afektif dari materi tentang Badan Usaha dan Koperasi setelah diterapkan pembelajaran kooperatif model Debate yang diukur melalui tes paska kegiatan dan pencapaian indicator afektif siswa.

Dari obesrvasi kelas X IPS 3 SMA Maarif NU Pandaan ditemukan masih rendahnya ketertarikan dan daya serap siswa karena pembelajaran yang masih bersifat konvensional. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekataan kualitatif, Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan 3 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Subjek yang digunakan adalah siswa kelas X IPS 3 SMA Maarif NU Pandaan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes, lembar observasi, catatan lapangan, dokumentasi, dan wawancara.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan pembelajaran Debate dapat meningkatkan hasil belajar yang ditunjukkan dengan nilai paska kegiatan siswa pada siklus 1 siswa yang tuntas sebanyak 19 siswa atau sebesar 51,35% dengan nilai rata-rata kelas 66,08. Pada siklus II siswa yang tuntas sebanyak 27 siswa atau atau sebesar 72,97% dengan nilai rata-rata kelas 72,30. Hasil belajar ranah afektif mengalami kenaikan sebesar 10,81 dan menjadi 29 siswa tuntas dengan nilai rata-rata 76,62 dan presentase klasikal sebesar 78,37%. Pada siklus I rata-rata hasil belajar afektif sebesar 50,9 dan 61.71 pada siklus II menjadi 67 pada siklus III. Hal tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif debate mampu meningkatkaan hasil belajar siswa.

Untuk Guru Ekonomi pada jenjang Sekolah Menengah Atas yang ingin meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi, dapat menggunakan pembelajaran kooperatif model Debate pada materi-materi yang lekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, hal ini dapat dilakukan jika terdapat persamaan latar belakang masalah sebagaimana pada penelitian ini.