SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas XI Lintas Minat MAN 1 Malang Semester Genap Tahun Ajaran 2016/2017

Danes Miharja

Abstrak


ABSTRAK

 

Miharja, Danes. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas XI Lintas Minat MAN 1 Malang Semester Genap Tahun Ajaran 2016/2017. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. H. Sapir, S.Sos., M.Si.

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran Think Pair Share, Motivasi Belajar, Hasil Belajar

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa kelas XI Lintas Minat MAN 1 Malang khususnya pada mata pelajaran ekonomi. Hal ini disebabkan karena siswa kurang termotivasi dalam belajar. Motivasi belajar sangat diperlukan dalam kegiatan pembelajaran untuk mendorong siswa mengikuti pembelajaran dengan baik. Selain itu juga karena kegiatan pembelajaran di kelas masih menggunakan model pembelajaran yang berpusat pada guru. Sebagian guru kurang kreatif dan inovatif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran sehingga siswa kurang termotivasi dalam belajar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS), untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Karena model pembelajaran Think Pair Share model pembelajaran yang berpusat pada siswa, sehingga siswa lebih termotivasi dalam belajar karena ada tahap, berfikir secara individu, berpasangan (berdiskusi) dengan teman, dan mengkomunikasikan hasil diskusinya.

Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan model pembelajaran TPS pada mata pelajaran ekonomi di kelas XI Lintas Minat MAN 1 Malang Tahun Ajaran 2016/2017; 2) Mendeskripsikan bahwa model model pembelajaran TPS dapat meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran ekonomi siswa kelas XI Lintas Minat MAN 1 Malang Tahun Ajaran 2016/2017; 3) Mendeskripsikan bahwa model pembelajaran TPS dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi siswa kelas XI Lintas Minat MAN 1 Malang Tahun Ajaran 2016/2017.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas untuk mendeskripsikan tujuan penelitian yang telah disebutkan. Subyek penelitian ini seluruh siswa kelas XI Lintas Minat dengan rincian 20 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari empat tahap yang disebut dengan siklus. Pada pelaksanaannya, peneliti berperan sebagai pengamat, perencana, pelaksana, pengumpul data, penganalisis data, dan melaporkan hasil penelitian. Data pada penelitian ini diperoleh dengan menggunakan instrumen, catatan lapangan, angket motivasi siswa, dan tes.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TPS dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi siswa kelas XI Lintas Minat MAN 1 Malang Tahun Ajaran 2016/2017. Berikut data hasil penelitian yang dilakukan: 1) Model Pembelajaran diterapkan dengan baik terbukti dari adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu 73.80% menjadi 97.72%; 2) terjadi peningkatan motivasi belajar siswa dari siklus I ke siklus II yaitu 68.92% menjadi 80.17%; 3) Rata-rata hasil belajar melalui post test siswa dari siklus I ke siklus II meningkat dari 74.89 menjadi 85.71.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran yang inovatif dapat membuat suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, dalam hal ini salah satu model pembelajaran yang di maksud adalah model pembelajaran TPS. Model TPS dapat membuat motivasi belajar siswa dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi khususnya pada siswa kelas XI Lintas Minat MAN 1 Malang Tahun Ajaran 2016/2017 meningkat. Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kurikulum yang sedang diterapkan sangat dianjurkan dalam proses belajar mengajar demi tercapainya tujuan pembelajaran.