SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Eksternalitas Pondok Pesantren Bi Ba’a Fadlrah Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Sekitar Pondok Di Kecamatan Turen Kabupaten Malang

Mohammad Nur Fathori

Abstrak


ABSTRAK

 

Fathori, Mohammad Nur. 2017. Eksternalitas Pondok Pesantren Bi Ba’a Fadlrah terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Sekitar Pondok di Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Nasikh, S.E., M.P., M.Pd

 

Kata Kunci: Eksternalitas, Pondok Pesantren Bi Ba’a Fadlrah, Kondisi Sosial Ekonomi

Pondok Pesantren Bi Ba’a Fadlrah yang berada di Desa Sananrejo merupakan pemenang pertama Anugerah Wisata Nusantara 2011 kategori budaya. Hal tersebut sebagai daya tarik bagi masyarakat luar untuk mengunjunginya. Keberadaan pondok pesantren Bi Ba’a Fadlrah yang mempunyai banyak pengunjung akan membuat perubahan bagi masyarakat sekitar pondok, bahkan merubah kondisi sosial ekonomi mereka.

Fokus dalam penelitian ini adalah eksternalitas keberadaan pondok pesantren Bi Ba’a Fadlrah terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar pondok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian fenomenologi. Metode tersebut digunakan untuk menjelaskan kondisi yang sebernarnya di tempat penelitian. Data yang diambil berupa data primer yang didapatkan langsung dari wawancara kepada informan yaitu para pedagang yang berjualan disekitar pondok pesantren, sedangkan data sekunder didapat dari Kantor Desa Sananrejo berupa arsip desa/profil desa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pondok pesantren Bi Ba’a Fadlrah yang ada di Desa Sananrejo akan membawa eksternalitas positif terhadap masyarakat sekitar pondok. Ekstrenalitas positifnya yaitu ada banyak pengunjung yang datang ke pondok pesantren, sehingga dapat mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar pondok, dapat dilihat dari 3 segi, yaitu pekerjaan, pendapatan, dan pendidikan. Eksternalitas positif pondok pesantren Bi Ba’a Fadlrah jika dilihat dari segi pekerjaan yaitu masyarakat sekitar pondok kebanyakan beralih profesi dari petani menjadi penjual oleh-oleh disekitar pondok pesantren. Hal tersebut dikarenakan pengunjung pondok pesantren yang sangat ramai. Dilihat dari segi pendapatan, sejak banyak pengunjung yang datang ke pondok pesantren, maka banyak pula pengunjung yang membeli dagangan para penjual oleh-oleh. Hal tersebut akan menambah pendapatan para penjual bertambah. Dilihat dari segi pendidikan, kebanyakan masyarakat disekitar pondok Pesantren berpendidikan rendah dan mayoritas tamatan SD. Namun, mereka berhasil mendidik anak-anaknya supaya menempuh pendidikan diatas orang tuanya. Dengan meningkatnya pendapatan para penjual, maka mereka mampu membiayai anak-anaknya untuk bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi lagi.