SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Prosedur KPR Syariah Berdasarkan Akad Murabahah di Bank Rakyat Indonesia Syariah Kantor Cabang Malang

Firininta Arum Adea

Abstrak


ABSTRAK

Adea, Firininta Arum. 2017. Prosedur KPR Syariah Berdasarkan Akad Murabahah di BRISyariah Kantor Cabang Malang. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Dwi Wulandari,S.E,. M.M.

Kata Kunci: Pembiayaan KPR Syariah, murabahah

Memiliki rumah sendiri kini bukan lagi sesuatu yang sulit dipenuhi oleh masyarakat, bahkan tidak jarang ada masyarakat yang memiliki rumah lebih dari satu. Hal ini dikarenakan adanya fasilitas Kredit Pemilikan Rumah yang diberikan oleh kalangan perbankan yang disebut KPR. Kredit kepemilikan rumah pada awalnya merupakan produk bank konvensional. Seiring dengan berkembangnya ekonomi syariah yang masuk ke Indonesia, menyebabkan banyak lembaga keuangan, baik bank maupun non-bank yang bermunculan dengan prinsip syariah, salah satunya adalah bank syariah. Hal pokok yang membedakan KPR syariah dengan KPR konvensional adalah dari sisi akad yang ditawarkan. Jika KPR konvensional menggunakan sistem bunga, berbeda pada KPR syariah tidak diperbolehkan menggunakan instrumen bunga dalam perhitungan angsuran. Dalam berhubungan dengan nasabah, bank syariah memakai kontrak syariah, sehingga terhindar dari riba yang diharamkan. Dalam bank syariah tidak dikenal istilah bunga atau interest fee, melainkan sistem bagi hasil. Untuk jenis KPR syariah, nasabah juga diuntungkan ketika ingin melunasi angsuran sebelum masa kontrak berakhir, karena bank syariah tidak akan mengenakan pinalti. Biaya administrasi yang dibebankan kepada nasabah yang dinilai lebih transparan dibandingkan pada KPR konvensional. Produk akad penyumbang pendapatan terbesar bank syariah di Indonesia adalah murabahah. Dalam murabahah penjual menyebutkan harga beli barang kepada pembeli kemudian menyebutkan pula margin keuntungan dalam jumlah tertentu. Murabahah merupakan suatu bentuk jual beli yang harus tunduk pada kaidah hukum jual beli yang berlaku pada hukum Islam. BRISyariah adalah bank yang menempati urutan kedua sebagai bank syariah di Indonesia yang produk KPR nya paling diminati oleh nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model KPR syariah berdasarkan akad murabahah serta mengetahui bagaimana BRISyariah menentukan margin keuntungan dalam pembiayaan KPR BRISyariah.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan mengunakan teknik interview, observasi, dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik incidental sampling, dengan Financing Support Manager dan Account Officer serta nasabah KPR BRISyariah sebagai responden penelitian.

Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa dalam penerapannya, BRISyariah Kantor Cabang Malang menerapkan akad murabahah bil wakalah  telah sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional No:04/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Murabahah. Penentuan margin keuntungan KPR BRISyariah Kantor Cabang Malang adalah dengan mempertimbangkan tingkat margin keuntungan rata-rata beberapa bank syariah lainnya (Direct Competitor’s Market Rate), tingkat suku bunga rata-rata beberapa bank konvensional lainnya (Indirect Competitor’s Market Rate), bagi hasil dana pihak ketiga (Expected Competitive Return  for Investors) dan biaya langsung tidak terkait (Overhead Cost)  serta keuntungan yang diinginkan  (profit target).