SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH INTENSITAS SISWA DALAM LAYANAN TAMBAHAN BIMBINGAN BELAJAR MATAPELAJARAN EKONOMI DAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) TERHADAP SIKAP HIDUP HEMAT SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 9 MALANG

reni mustika sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Reni Mustika. 2017. Pengaruh Intensitas Siswa dalam Layanan Tambahan Bimbingan Belajar Matapelajaran Ekonomi dan Kecerdasan Emosional (EQ) Terhadap Sikap Hidup Hemat Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. A. Ali Wafa, M.Pd.

 

Kata Kunci: tambahan bimbingan belajar, kecerdasan emosional (EQ), sikap hidup hemat

Sikap hidup hemat adalah sikap menghargai dan lebih menghemat uang, sikap hidup hemat dipengaruhi oleh faktor antara lain dari faktor luar individu yakni pendidikan, khususnya pada matapelajaran ekonomi. Pembelajaran matapelajaran ekonomi tidak hanya dapat diperoleh di sekolah tetapi dapat kita peroleh dari luar sekolah. Selain itu sekarang ini banyak sekolah yang memberikan layanan tambahan bimbingan belajar dengan tujuan untuk memperbaiki mutu pembelajaran bagi siswa. Dan faktor lain yakni dari luar individu adalah kecerdasan emosional (EQ) adalah kecerdasan lain, kecerdasan yang berperan penting dalam proses pengendalian diri.

Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah 95 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan rumus Danniel and Terrel dengan teknik proporsional random sampling. Sehingga diperoleh 57 responden. Metode analisis penelitian menggunakan analisis regresi berganda. Teknik pengumpulan data menggunakan angket.

Hasil penelitian adalah (1) terdapat pengaruh intensitas siswa dalam layanan tambahan bimbingan belajar (X1) terhadap sikap hidup hemat siswa (Y) sebesar 64% dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < α (0,05). (2) terdapat pengaruh kecerdasan emosional (EQ) (X2) terhadap sikap hidup hemat siswa (Y) sebesar 17% dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 < α (0,05). (3) terdapat pengaruh intensitas siswa dalam layanan tambahan bimbingan belajar (X1 dan kecerdasan emosional (EQ) (X2) terhadap sikap hidup hemat siswa pada matapelajaran ekonomi (Y) sebesar 81% dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < α (0,05).

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah secara parsial maupun simultan faktor Intensitas siswa dalam layanan tambahan bimbingan belajar matapelajaran Ekonomi dan kecerdasan emosional (EQ) berpengaruh terhadap sikap hidup hemat siswa kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang.

Saran dari penelitian ini adalah (1) bagi SMA Negeri 9 Malang dapat meningkatkan fasilitas bimbingan konseling bagi siswa yang memiliki kecerdasan emosionalnya kurang dan dapat belajar lebih memahami pentingnya kecerdasan emosional dalam proses pembelajaran di sekolah. (2) bagi guru matapelajaran Ekonomi dapat memperbaiki mutu pembelajaran Ekonomi. (3) bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan variabel penelitian, sehingga penelitiannya lebih lengkap dan detail tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi sikap hidup hemat khususnya pada matapelajaran ekonomi.