SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PROSPEK INDUSTRI KERAJINAN SANITAIR DI KELURAHAN KARANGBESUKI MALANG

Lilik Erviana

Abstrak


Fokus penelitian ini adalah mengetahui ketimpangan pendapatan sanitair dengan non sanitair serta prospek industri kerajinan sanitair di Kelurahan Karangbesuki Malang. Kedua hal tersebut dipilih menjadi fokus penelitian sebab industri kerajinan sanitair adalah industri tergolong usaha kecil yang dirasa memiliki prospek yaang mampu berkembang dan menjadisalah satu industri sentra di Kota Malang dengan demikian dapat diasumsikan bahwa peran industri tersebut cukup besar bagi masyarakat di Kelurahan Karangbesuki Malang.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah para pekerja sanitair, masyarakat non sanitair serta pengusaha sanitair di Kelurahan Karangbesuki. Sedangkan prosedur pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, wawancara, kuisioner dan observasi dokumen. Analisis data dilakukan dengan cara data dianalisis dengan teknik analisis deskrptif yaitu dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.

Hasil penelitian ini diantaranya adalah 1. pendapatan yang diterima masyarakat non sanitair lebih besar daripada pendapatan yang diterima oleh pekerja sanitair sebab masyarakat non sanitair sebagian besar adalah sebagai pedagang dan pegawai negeri, rata-rata total pendapatan yang diterima telah memenuhi UMK Kota Malang. 2. Prospek industri kerajinan sanitair di Kelurahan Karangbesuki dilihat dari dua aspek yakni a. Prespektif Kondisi Tenaga Kerja.  Prospek industri sanitair di Kelurahan Karangbesuki dilihat dari segi kondisi tenaga kerja memiliki prospek pekerja yang baik.Mayoritas pekerja dalam jangka panjang tetap melanjutkan bekerja di industri sanitair pegawai beralasan bahwapendapatan yang diterima telah memenuh kebutuhan primer keluarga walau sebagian besar pendapatan yang diterima pekerja belum bisa memenuhi kebutuhan sekunder. b. Kemampuan Industri Melakukan Penyesuaian Terhadap Perubahan dikaitkan dengan kemampuan industri dalam memenuhi pesanan dengan desain yang beraneka ragam dari model biasa tetapi mampu berkembang dengan adanya model –model baru seperti model bergaya timur dan barat. Industri sanitair terbilang mampu serta cepat menyesuaikan kondisi pasar hal tersebut juga didukung dengan perubahan-perubahan sistem pemasaran, awalnya yang hanya gethuk tular, namun dalam perubahanya pengusaha sanitairpun aktif mengikuti project pembangunan, sehingga tidak hanya menunggu pesanan datang akan tetapi aktif dalam mencari calon pembeli.