SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X IPS MA HIDAYATUL MUBTADI’IN MALANG

Nia Amalia Anggraini

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggraini, Nia Amalia.2017.Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divison (STAD) Dan Problem  Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X IPS MA Hidayatul Mubtadi’in Malang.Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Program Studi SI Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Drs. Prih Hardinto, M.Si.

 

Kata Kunci : Model Pembelajaran Teams Achievement Divison (STAD) Dan Problem  Solving, Hasil Belajar.

Obervasi awal di MA Hidayatul Mubtadi’in menunjukkan hasil belajar siswa masih dibawah nilai KKM yang telah ditetapkan sebesar 76, hal ini dibuktikan dari data nilai ulangan harian hanya 8 siswa yang mecapai nilai KKM dengan ketuntasan belajar 33,33%.

Untuk mengatasi masalah tersebut maka diperlukan suatu model  pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Adapun model pembelajaran yang sesuai untuk mengatasi masalah tersebut adalah model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dan Problem Solving. Penelitian ini dilaksanakan 23 Januari sampai 27 Februari 2017. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitaif dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa yang diperoleh dari hasil pre test dan post test yang dilakukan di awal dan diakhir siklus. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas X IPS MA Hidayatul Mubtadi’in Malang yang berjumlah 24 siswa, yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dan Problem Solving berjalan baik dan lancar. Hal ini dapat dilihat dari presentase keberhasilan pada siklus I sebesar 83,33% dan pada siklus II sebesar 93,33%. Dengan menerapakan kolaborasi model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) danProblem Solvingdapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari rata-rata post test siklus I sebesar 75,83 dan siklus II sebesar 85,20.

Beberapa saran yang dapat penulis sampaikan yaitu (1) Bagi Sekolah, sebagaireferensiperbaikanhasilbelajarsiswadenganmenggunakan model pembelajaranstudent teams achievement divisiondanproblem solving, (2) Bagi Peneliti Lain, hendaknya menggunakan materi yang mengandung konsep-konsep persoalan untuk dipecahkan danmenggunakan permasalahan yang relevan dikehidupan nyata,(3) Bagi Guru, disarankanuntukmempelajarilangkah-langkah model pembelajaranstudent teams achievement divisiondanproblem solving agar dapatmenerapkannya dalam proses pembelajaran dikelas.