SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Strategi Cooperative Learning Tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Lintas Minat Ekonomi SMAN 9 Malang

Risha Amalia Widayati

Abstrak


ABSTRAK

 

Widayati, Risha Amalia. 2017. Penerapan Strategi Cooperative Learning Tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Lintas Minat Ekonomi SMAN 9 Malang. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Prih Hardinto, M.Si.

 

Kata Kunci: Cooperative Learning Tipe Student Facilitator and Explaining (SFE),   Keaktifan Belajar Siswa, Hasil Belajar Siswa.

Hasil pengamatan pengajaran ekonomi di SMAN 9 Malang di temukan beberapa kelemahan dalam pembelajaran ekonomi diantaranya hasil belajar ekonomi yang dicapai siswa belum sesuai target yang diinginkan. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa khususnya pada siswa kelas X B.1 Lintas Minat  6 semester dalam pembelajaran ekonomi antara lain: 1) siswa jarang mengajukan pertanyaan, meskipun guru sering memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang hal-hal yang belum dipahami, 2) keaktifan sudah tampak tetapi hanya 2-4 orang yang mampu berperan aktif didalam kelas, 3) keaktifan dalam mengerjakan soal terutama yang berhubungan dengan teori ekonomi mereka sering malas karena mereka lebih suka menghitung daripada teori, 4) sebagian siswa terlihat tidak memperhatikan penjelasan guru. Hal tersebut menyebabkan pengetahuan dan pemahaman siswa terhadap pembelajaran menjadi kurang maksimal. Sehingga diperlukan pembelajaran aktif yang dapat mengatasi permasalahan tersebut yaitu strategi cooperative learning tipe student facilitator and explaining (SFE). Student facilitator and explaining (SFE) mengharapkan siswa memahami materi yang disampaikan oleh guru karena nantinya siswa akan diminta untuk menjelaskan kembali materi dengan pemahaman mereka, selain itu juga mudah dilakukan karena siswa hanya diminta untuk membuat peta konsep dari materi yang telah disampaikan oleh guru untuk selanjutnya akan dipresentasikan kepada siswa lainnya. Selain itu guru juga berperan sebagai motivator, assessor, fasilitator, dan korektor selama siswa diskusi maupun berbicara di depan kelas. Selain itu guru juga dapat membuat pembelajaran lebih menyenangkan jadi siswa tidak akan tidur selama pembelajaran berlangsung.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran di kelas X Lintas Minat Ekonomi SMAN 9 Malang, penerapan Strategi Cooperative Learning Tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas X Lintas Minat Ekonomi SMAN 9 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini diselenggarakan di kelas X B.1 Lintas Minat Ekonomi 6 Semester yang berjumlah 34 siswa terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan yang beralamatkan di Jalan Puncak Borobudur No 1 Malang, Jawa Timur. Hasil yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi keaktifan siswa, dokumentasi, catatan lapangan, soal pre-test dan post-test dalam setiap siklus. Analisa data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu menyajikan data, mereduksi data dan menarik kesimpulan. Prosedur penelitian tindakan kelas ini, dilakukan melalui empat tahapan meliputi: tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di kelas X Lintas Minat Ekonomi SMAN 9 Malang dapat disimpulkan bahwa: (1) Keterlaksanaan pembelajaran Strategi Cooperative Learning Tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) sebesar 76,25% dengan keterangan baik pada siklus I dan meningkat menjadi 95,83% dengan keterangan baik sekali pada siklus II, (2) Penerapan Strategi Cooperative Learning Tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) mampu meningkatkan keaktifan siswa rata-rata sebesar 53,6% pada siklus I dengan keterangan cukup aktif dan rata-rata 85% pada siklus II dengan keterangan aktif. (3) Penerapan Strategi Cooperative Learning Tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan rata-rata 43,52% pada soal pre-test dan rata-rata 77,64% pada soal post-test siklus I. Mengalami peningkatan rata-rata menjadi 50,58% pada soal pre-test dan rata-rata 86,76% pada soal post-test siklus II.

Saran yang dapat penulis berikan dari penelitian ini adalah: (1) Bagi guru ekonomi dapat menerapkan strategi Cooperative Learning Tipe Student Facilitator And Explaining (SFE) dalam mengatasi keaktifan dan hasil belajar, (2) Bagi sekolah ,dengan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang menarik dan menyenangkan serta mampu mendorong para guru khususnya guru ekonomi untuk mencoba menerapkan model-model pembelajaran yang baru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah. (3) Bagi peneliti selanjutnya, berminat menerapkan strategi cooperative learning tipe student facilitator and explaining (SFE) dalam pembelajaran ekonomi supaya meningkatkan pada kemampuan lainnya seperti kemampuan pemahaman dan komunikasi serta kemampuan pemecahan masalah.