SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Belajar pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas XI IPS di Man 2 Kota Probolinggo

Anna Marinda

Abstrak


Setiap siswa pasti memiliki tingkat kesulitan belajar yang berbeda-beda. Kesulitan belajar yang dialami oleh siswa dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Berdasarkan tingkat kesulitan belajar siswa yang berbeda pasti memiliki hasil belajar yang berbeda. Pada penelitian dan observasi yang dilakukan di MAN 2 Kota Probolinggo, ditemukan bahwa pada mata pelajaran Ekonomi banyak siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM 75.

Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: (1) faktor internal apa saja yang menyebabkan kesulitan belajar yang dialami siswa kelas XI IPS di MAN 2 Kota Probolinggo dalam mata pelajaran ekonomi, (2) Faktor eksternal apa saja yang menyebabkan kesulitan belajar yang dialami siswa kelas XI IPS di MAN 2 Kota Probolinggo dalam mata pelajaran ekonomi, (3) Bagaimana upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar yang dialami oleh siswa kelas XI IPS di MAN 2 Kota Probolinggo.

Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian fenomenologi. Pada proses pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di MAN 2 Kota Probolinggo. Narasumber terdiri dari siswa, guru BK, guru Ekonomi, dan wali kelas XI IPS. 

 

Hasil penelitian yang ditemukan di lapangan adalah faktor internal meliputi faktor jasmaniah dan psikologi, yaitu secara fisik siswa tidak memiliki masalah terhadap kesehatannya, kurangnya perhatian siswa dalam mengikuti pelajaran Ekonomi, minat dan bakat siswa yang tidak sesuai dengan pelajaran ekonomi, motivasi belajar siswa yang kurang terhadap mata pelajaran Ekonomi, kebiasaan belajar yang tidak teratur, dan kurangnya kesiapan belajar siswa di kelas. Faktor eksternal yang menyebabkan kesulitan belajar siswa adalah metode mengajar guru yang kurang bervariasi, frekuensi pemberian tugas cukup sering agar siswa dapat belajar secara mandiri, sumber belajar yang cukup lengkap, disiplin sekolah yang cukup tinggi, kurangnya perhatian orang tua, dan teman bergaul. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa adalah dengan mengadakan konsultasi bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar dan selalu memberikan semangat belajar kepada siswa agar lebih rajin dalam belajar.