SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, dan Jumlah Pengangguran terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Timur 2010-2014

Anna Marinda

Abstrak


ABSTRAK

Marinda, Anna. 2015. Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, dan Jumlah Pengangguran terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Timur 2010-2014. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nasikh, S.E., M.P., M.Pd. (II) Dr. Imam Mukhlis, S.E., M.Si.

Kata kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, Pengangguran, Penduduk Miskin

Kemiskinan merupakan masalah yang sangat kompleks, maka dari itu upaya menekan dan menuntaskan kemiskinan mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat yang harus dilakukan secara bersama-sama agar mendapatkan hasil yang optimal. Provinsi Jawa Timur memiliki 29 Kabupaten dan 9 Kota, Jawa Timur memiliki jumlah penduduk padat tak menutup kemungkinan jumlah penduduk miskin di Jawa Timur tinggi. Didaerah Jawa Timur juga merupakan kawasan industri yang berkembang pesat seperti Gresik, Sidoarjo, Surabaya, dan Pasuruan, hal ini diharapkan dapat menurunkan jumlah penduduk miskin.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan jumlah pengangguran terhadap jumlah penduduk miskin di Jawa Timur 2010-2014. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data panel, data yang digunakan berupa time series dari tahun 2010-2014 dan data cross-section dari 29 Kabupaten dan 9 Kota di Jawa Timur. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda data panel dengan model Fixed Effect. Pengolahan data dalam penelitian ini dengan menggunakan program Eviews 7.

 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan upah minimum berpengaruh negatif terhadap jumlah penduduk miskin di Jawa Timur 2010-2014, sedangkan pengangguran berpengaruh positif terhadap jumlah penduduk miskin di Jawa Timur 2010-2014. Secara simultan pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan jumlah pengangguran berpengaruh terhadap jumlah penduduk miskin di Jawa Timur 2010-2014.