SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektivitas Penerapan Program Kawasan Rumah Pangan Lestari Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat (Studi pada Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang)

Putri Komariyah

Abstrak


ABSTRAK

Komariyah, Putri. 2016. Efektivitas Penerapan Program Kawasan Rumah Pangan Lestari Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat (Studi Pada Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang). Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hadi Sumarsono, S.T., M.Si, (II) Thomas Soseco, S.E., M.Sc.

Kata Kunci: Program Kawasan Rumah Pangan Lestari, Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat, Pendapatan.

Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) adalah program pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan dan bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga, diversifikasi pangan berbasis sumberdaya lokal, pelestarian tanaman pangan untuk masa depan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program KRPL sudah dilaksanakan sejak tahun 2011 di Indonesia. Pada tahun 2014, Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang adalah salah satu contoh sukses program KRPL di Jawa Timur, tetapi jumlah rumah tangga yang berpartisipasi mengalami penurunan karena asumsi masyarakat bahwa prosedur dalam menjadi anggota dan menjalankan program KRPL dianggap tidak cukup mudah. Tujuan penelitian adalah untuk: (1) menganalisis efektivitas program KRPL dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pelaksana program KRPL, serta (2) menganalisis peningkatan pendapatan rumah tangga pada pelaksana program KRPL antara sebelum dan sesudah diterapkan program.

Penelitian menggunakan kuesioner dengan data primer yaitu rumah tangga peserta program KRPL. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa semua indikator pengukuran hampir 94% hasilnya sangat efektif. Ada satu pernyataan yang dianggap kurang efektif (masih efektif) menurut persepsi dari masyarakat, yakni prosedur dalam menjadi anggota dan melaksanakan program KRPL. Ini menjadi salah satu alasan angota KRPL Bandungrejosari menurun.

 

Analisis perubahan pendapatan rumah tangga antara sebelum dan sesudah pelaksanaan program diukur dengan pendekatan pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan pada rata-rata pengeluaran responden per bulan. Hal ini mengindikasikan bahwa sebenarnya pendapatan responden bertambah karena hasil produksi dari program KRPL, hanya saja pendapatan ini tidak berupa dalam bentuk nominal. Oleh karena itu perlu adanya tindak lanjut dari Kantor Ketahanan Pangan Kota Malang dan Kelompok Tani Melati Putih II dalam mengolah hasil produksi secara keseluruhan agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi, sehingga pendapatan masyarakat juga akan bertambah baik secara rill maupun secara nominal.