SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Dikalangan Petani Jagung Di Desa Pulung Merdiko Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo

MEIKE AVINTA

Abstrak


Efisiensi dan efektivitas merupakan prinsip penting dalam pengelolaan usaha. Penerapan prinsip efisiensi dan efektivitas akan menentukan kualitas dan kuantitas hasil. Program KUR yang diberikan oleh bank disalurkan untuk memberi modal kepada petani dalam mengembangkan usahanya dibidang pertanian. Tujuannya untuk mempercepat sektor riil dan pemberdayaan usaha dibidang pertanian, meningkatkan akses pembiayaan, dan perluasan kesempatan kerja. Salah satu contoh pekerjaan yang banyak di Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo adalah sebagai petani. Dimana salah satu produk unggulannya adalah jagung. Dari proses menanam sampai panen yang selama ini dilakukan oleh petani di Desa Pulung Merdiko, perlu dilihat apakah proses tersebut telah memperhatikan prinsip efisiensi dan efektivitas ataukah belum.

Penelitian ini dilakukan untuk (1) efisiensi dan efektivitas alokasi KUR dikalangan petani jagung di Desa Pulung Merdiko Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo dan (2) hasil yang diperoleh dari pemanfaatan KUR dikalangan petani jagung di Desa Pulung Merdiko Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan mixed methods research yang mengkombinasikan antara pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Data yang dibutuhkan adalah data tentang kuantitas dan alokasi biaya. Peneliti bertindak sebagai instrumen dalam mengumpulkan data. Cara yang digunakan untuk mengumpulkan data tersebut adalah pengamatan lapangan, wawancara, dan kuesioner. Analisis data dimulai dari reduksi data, display data, penarikan kesimpulan sementara, revenue cost ratio, dan penarikan kesimpulan.

Dari hasil analisis data, didapatkan dua hasil penting. Pertama, Hasil dari perhitungan untuk mengukur efektivitas menunjukkan angka 1,65. Hal itu berarti usaha petani jagung sudah efektif dalam mengolah lahan hingga panen. Melalui perhitungan R/C rasio untuk mengetahui efisiensi, dihasilkan nilai rasio yaitu sebesar 2,54 yang berarti usaha petani jagung sudah bisa dikatakan efisien. Kedua, hasil yang diperoleh dari pemanfaatan kredit usaha rakyat (KUR) dikalangan petani jagung meminjam dana KUR digunakan untuk membeli bahan-bahan untuk proses menanam jagung, seperti pembelian benih, pupuk, pestisida, dan biaya tenaga kerja. Namun tidak semua petani menggunakan dana pinjaman KUR itu untuk mengembangkan usaha pertaniannya, melainkan untuk konsumsi pribadi.