SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Upaya Pengembangan Usaha Industri Sanitair Klaseman (Studi kasus pada sentra industri sanitair Klaseman Karang Besuki Kota Malang)

MOCHAMAD ARIFIN

Abstrak


Ekonomi suatu Negara bisa dijadikan tolak ukuran dari lambang kemakmuran suatu bangsa. Setiap negara berupaya untuk bisa mensejahterakanwarga negaranya melalui pembangunan ekonomi. Ada beberapa sektor yang mampu meningkatkan pembangunan ekonomi,salah satu diantaranya adalah sektor industri,khususnya industri kecil menengah. Penguatan dan pembangunan pada sektor industri bisa dijadikan sebagai proses awal untuk memperbaiki dan memperkuat ekonomi suatu negara.

Ada beberapa alasan mengapa UKM dapat bertahan di tengah krisis moneter 1997 lalu. Pertama, sebagian besar UKM memproduksi barang konsumsi dan jasa-jasa dengan elastisitas permintaan terhadap pendapatan yang rendah, maka tingkat pendapatan rata-rata masyarakat tidak banyak berpengaruh terhadap permintaan barang yang dihasilkan. Sebaliknya kenaikan tingkat pendapatan juga tidak berpengaruh pada permintaan. Kedua, sebagian besar UKM tidak mendapat modal dari bank. Implikasinya keterpurukan sektor perbankan dan naiknya suku bunga, tidak banyak mempengaruhi sektor ini. Sentra industri sanitair klaseman merupakan sentra yang sudah ada sejak jaman belanda yang sampai saat ini masih terus eksis dan menjadi sentra sanitair yang besar di Kota Malang

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan cara snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT. Validitas data dengan menggunakan teknik triangulasi data/sumber.

Saat ini kondisi usaha industri sanitair masih biasa-biasa saja. Terjadi naik turun seperti kebanyakan industri lainnya. Terkait dengan kondisi usaha yang saat ini cenderung biasa saja dan naik turun,hal ini bisa disebabkan oleh karena permintaan terhadap produk kerajinan sanitair itu sendiri yang juga tidak terlalu dinamis.

 

Berdasarkan hasil penelitian bahwa upaya pengembangan yang dapat dilakukan pada sentra industri sanitair Klaseman menggunakan stratetgi hold and maintance yang didalamnya menggunakan strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Perencanaan dan penetapan strategi tersebut dipengaruhi oleh faktor lingkungan secara eksternal dan internal. Analisis lingkungan tersebut berfungsi dalam pembentukan strategi yang tepat melalui analisis SWOT sebagai formulasi strategi. Peran pemerintah dalam upaya mendorong perkembangan usaha industri sanitair ini adalah membangun papan penunjuk yang menandakan adanya sentra industri sanitair,penyusunan buku tentang sejarah dan informasi sentra,pelatihan softskill untuk peningkatan kompetensi manusia dalam meningkatkan standarisasi produk dan pelatihan pembuatan produk alternatif lain yang bisa dikembangkan.