SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Publik Di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur dan Finansial yang Listed di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2005-2008)

Dyah Puspasari

Abstrak


ABSTRAKSI

 

Puspasari, Dyah. 2009. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay Pada Perusahaan Publik Di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur dan Finansial yang Listed di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2005-2008). Skripsi, Jurusan Akuntansi FE Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Yuli Widi Astuti, S.E., M.Si, Ak, (II) Triadi Agung Sudarto, S.E.,M.Si, Ak, (III) Drs. H. Tuhardjo, S.E., M.Si., Ak

 

Kata kunci: ketepatan waktu pelaporan, audit delay, faktor-faktor yang berpengaruh, waktu penyelesaian audit.

 

            Ketepatan waktu sebagai salah satu unsur dari kenadalan dan relevansi laporan keuangan perusahaan menarik untuk diinvestigasi. Karena keterlambatan penerbitannya akan dapat mengurangi manfaat dari isi laporan keuangan itu sendiri terutama bagi pihak yang membutuhkan khususnya investor. Salah satu hal penting yang mempengaruhi ketepatan waktu atas pengumuman laba atau penerbitan laporan keuangan adalah lamanya audit yang dilakukan. Umumnya lamanya penyelesaian audit diukur dari berakhirnya tahun buku sampai ditandatanganinya laporan auditor independen, yaitu selesainya pekerjaan lapangan.

Penelitian ini merupakan penelitian eksplanasi ex post facto yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay tahun 2005-2008. Faktor-faktor yang diperkirakan berpengaruh terhadap audit delay yaitu ukuran perusahaan, jenis industri, laba/rugi operasional, tingkat profitabilitas, jenis pendapat auditor, ukuran KAP, dan tanggal penutupan tahun buku. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2005-2008. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur dan finansial yang terdaftar di BEI yang terdiri dari 30 perusahaan manufaktur dan 20 perusahaan finansial. Pengambilan sampel menggunkana metode purposive sampling. Untuk metode analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi berganda. Untuk memenuhi model regresi yang bisa mewakili digunakan uji asumsi klasik.

            Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis alternatif dapat diterima yaitu bahwa ketujuh variabel ukuran perusahaan, jenis industri, laba/rugi operasional, tingkat profitabilitas, jenis pendapat auditor, ukuran KAP, dan tanggal penutupan tahun buku.  berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun secara serentak (simultan). Hubungan antara variabel dependen dan variabel independen cukup kuat (tinggi) dilihat dari nilai R (parsial) yaitu 0,958 yang berada diatas 0,5. Hal ini disarankan untuk auditor agar dapat mengendalikan faktor-faktor dominan yang berpengaruh dan terciptanya kerjasama yang baik antara auditor dengan pihak manajemen dengan memberikan informasi yang dibutuhkan sehingga dapat memperpendek waktu audit delay.