SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Keaktifan Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler dan Kebiasaan Belajar Terhadap Prestasi Belajar IPS Studi Kasus Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Malang

Susi Rahayu Ningsih

Abstrak


ABSTRAK
Ningsih, Susi Rahayu. 2010. Pengaruh Keaktifan Dalam Kegiatan
Ekstrakurikuler dan Kebiasaan Belajar Terhadap Prestasi Belajar IPS
Studi Kasus Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Malang. Jurusan
Ekonomi Pembangunan, Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi, Fakultas
Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Dr Bambang
Pranowo SE, MPd, Ak, (II) Dr. Hadi Sumarsono, S.T., M.Si.
Kata Kunci : Keaktifan dalam Kegiatan Ekstrakurikuler, Kebiasaan Belajar,
Prestasi belajar.
Pendidikan merupakan salah satu unsur penting dalam pembangunan
nasional, karena pendidikan merupakan investasi dalam mengembangkan Sumber
Daya Manusia (SDM). Peningkatan mutu SDM sangat ditentukan oleh pendidikan
yang diterima oleh individu tersebut, sehingga pendidikan berfungsi sebagai
pendorong dalam peningkatan kecakapan dan kemampuan manusia Indonesia
agar menjadi masyarakat yang berkualitas. Wujud dari pendidikan yaitu
pendidikan formal dan pendidikan informal. Pendidikan formal biasa disebut
dengan sekolah. Sedangkan pendidikan informal adalah pendidikan yang di dapat
seorang individu dari lingkungan sekitarnya. Berbagai kegiatan dilakukan dalam
pendidikan formal yang bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional
diantaranya, kegiatan intrakurikuler yaitu proses belajar mengajar dan segala
kegiatan yang berhubungan dengan akademik. Kegiatan lain yang juga penting
dilaksanakan adalah kegiatan ekstrakurikuler. Sebab kegiatan ekstrakurikuler
yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi sarana penunjang perkembangan
siswa. Dalam kegiatan proses belajar mengajar, kebiasaan belajar dapat dikatakan
sebagai suatu yang sering dilakukan secara berulang-ulang oleh siswa dalam
kegiatan belajar. Karena berhasil tidaknya siswa dalam belajar antara lain
ditentukan oleh baik tidaknya cara-cara belajar yang dilakukan oleh siswa itu
sendiri. Sehingga dengan memiliki kebiasaan belajar yang baik diharapkan siswa
dapat memperoleh prestasi yang baik. Dengan keaktifan siswa dalam mengikuti
kegiatan ekstrakurikuler dan kebiasaan belajar dapat dilihat dari perubahan
prestasi yang akan diraih oleh siswa di sekolah. Prestasi belajar dapat diartikan
sebagai hasil yang diperoleh seorang siswa setelah mengikuti kegiatan belajar
mengajar dalam jangka waktu tertentu.
Berdasarkan rumusan masalah yang ada maka dapat diketahui tujuan
penelitian yaitu (1) Untuk mengetahui bagaimana tingkat keaktifan siswa kelas
VIII dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 4 Malang tahun pelajaran
2009/2010, (2) Untuk mengetahui kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP Negeri
4 Malang tahun pelajaran 2009/2010, (3) Untuk mengetahui prestasi belajar IPS
siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Malang tahun pelajaran 2009/2010, (4) Untuk
mengetahui apakah terdapat pengaruh antara keaktifan dalam kegiatan
ekstrakurikuler terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 4
Malang tahun pelajaran 2009/2010, (5) Untuk mengetahui apakah terdapat
pengaruh antara kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VIII
SMP Negeri 4 Malang tahun pelajaran 2009/2010, (6) Untuk mengetahui apakah
ii
terdapat pengaruh antara keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kebiasaan
belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Malang tahun
pelajaran 2009/2010.
Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk
menggambarkan tentang kondisi obyektif keaktifan dalam kegiatan
ekstrakurikuler, kebiasaan belajar dan prestasi belajar siswa. Sedangkan analisis
statistik inferensial yaitu korelasi berganda dan regresi linier berganda untuk
mengetahui besarnya pengaruh antara keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler
dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 4
Malang. Variabel bebas dalam penelitian ini terdiri dari keaktifan dalam kegiatan
ekstrakurikuler (X1 ), dan kebiasaan belajar (X 2 ). Sedangkan variabel terikatnya
prestasi belajar siswa (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas
VIII yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 4 Malang yang
berjumlah 302 siswa dan sampelnya sebesar 76 siswa. Teknik pengambilan
sampel yang digunakan adalah Proportional Random Sampling.
Dari pengolahan data melalui uji hipotesis dapat diketahui bahwa pada variabel
keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler (X1 ) secara parsial terdapat pengaruh
yang signifikan terhadap prestasi belajar. Hal ini terbukti bahwa t hitung (2,383) >
t tabel (1,993). Jika dilihat dari tingkat signifikansinya (0,020) < (0,05), maka H 0
ditolak dan Ha diterima. Pada variabel kebiasaan belajar (X 2 ) secara parsial
terdapat pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar. Hal ini terbukti bahwa
t hitung (3,825) > t tabel (1,993). Jika diihat dari tingkat signifikansinya (0,000)
F tabel (3,11). Hal ini menunjukkan bahwa antara keaktifan dalam kegiatan
ekstrakurikuler dan kebiasaan belajar terdapat pengaruh yang signifikan terhadap
prestasi belajar. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa keaktifan
dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kebiasaan belajar berpengaruh terhadap
prestasi belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Malang.