SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Aspek Sektoral dan Spasial Dalam Perencanaan Pembangunan Ekonomi Kabupaten Malang Tahun 2010 - 2014

Hendra Wahyu Santosa

Abstrak


ABSTRACT

 

Santosa, Hendra W. 2016. Analisis Aspek Sektoral dan Spasial Dalam Perencanaan Pembangunan Ekonomi Kabupaten Malang Tahun 2010 - 2014. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hadi Sumarsono, S.T, M.Si. (II) Thomas Soseco. S.E, M.Sc

Kata Kunci : Sektoral, Spasial, Sektor Unggulan, Perencanaan Pembangunan.

Kondisi ekonomi di Kabupaten Malang dalam kurun waktu 2010 hingga 2014 terus mengalami peningkatan.Namun, terjadi pergeseran struktur ekonomi dimana sektor pertanian yang pada awalnya memiliki kontribusi besar, pada periode 2010 – 2014 mengalami penurunan kontribusi terhadap PDRB Kabupaten Malang. Disisi lain, kontribusi sektor tersier cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah pemerintah telah menerapkan kebijakan yang tepat dalam kaitannya pergeseran struktur ekonomi di Kabupaten Malang ini.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan bertujuan untuk (1) mengetahui sektor - sektor basis yang mendukung pembangunan ekonomi di Kabupaten Malang serta mengetahui peranan sektor unggulan terhadap perencanaan pembangunan Kabupaten Malang. (2) mengetahui wilayah yang dapat menjadi pusat pertumbuhan di Kabupaten Malang. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Location Quotient, Shift Share, serta Skalogram.

 

Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Kabupaten Malang memiliki sektor basis yang beragam, yaitu : sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Industri Pengolahan; Konstruksi; Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; serta Sektor Jasa Lainnya. Selain itu, Kabupaten Malang memiliki empat sektor yang berdaya saing tinggi serta tumbuh dengan cepat yang mana akan mendorong upaya perencanaan pembangunan ekonomi wilayahnya. Hasil dari analisis Skalogram yang diperbandingkan dengan penetapan Satuan Wilayah Pengembangan (SWP) Kabupaten Malang menunjukkan bahwa KecamatanKepanjen, Singosari, Ngantang, Tumpang, Dampit, Sumbermanjing Wetan, Lawang , Pujon, dan Turen layak dijadikan wilayah pusat pertumbuhan di Kabupaten Malang.