SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah Di Bank Muamalat Indonesia (Studi Kasus Pada Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Malang)

Happy Tiara Muslimah

Abstrak


ABSTRACT

 

Muslimah, Happy Tiara. 2016. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah Di Bank Muamalat Indonesia (Studi Kasus Pada Bank Muamalat Kantor Cabang Malang). Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Dwi Wulandari, S.E, M.M (2) Thomas Soseco, Msc.

Kata Kunci: Bank Muamalat Indonesia, Pembiayaan Bermasalah, Faktor Eksternal, Faktor Internal

Bank merupakan lembaga keuangan yang menghimpun dana dan menyalurkannya kepada masyarakat. Tingginya penghimpunan dana yang dilakukan oleh bank, berarti mengindikasikan bank juga harus banyak melakukan penyaluran dana. Jenis pembiayaan di Bank Muamalat Kantor Cabang Malang ini adalah Modal Kerja, Modal Usaha dan Kredit Perumahan (KPR). Dibutuhkan manajemen bank yang baik dalam penyaluran dana tersebut agar tidak terjadi pembiayaan bermasalah. Pembiayaan bermasalah merupakan salah satu permasalahan perbankan yang umum terjadi dan menyangkut dengan nasabah. Pembiayaan bermasalah memiliki dampak yang buruk bagi keberlangsungan bank jika tidak diatasi dengan baik dan professional.

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, dengan teknik penggumpulan data secara studi pustaka, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis  menggunakan analisis deskriptif.

 

Pembiayaan bermasalah yang terjadi di Bank Muamalat Kantor Cabang Malang disebabkan oleh beberapa faktor. Pihak bank menyatakan bahwa sebagian besar pembiayaan bermasalah terjadi dari pihak nasabah yang tidak bertanggung jawab terhadap jadwal angsur yang telah ditetapkan dan faktor makroekonomi. Namun faktor internal dari bank sendiri juga ada yaitu, kurang maksimal dalam melakukan analisis aspek pembiayaan kepada calon mudharib, kurang maksimal dalam melakukan monitoring terhadap mudharib, dan kurangnya SDM yang tersedia. Faktor yang berasal dari nasabah merupakan faktor eksternal yang umum terjadi pada setiap orang dan tidak bisa dihindari oleh setiap orang namun hal ini juga tergantung pada nasabah apakah ia memiliki tanggung jawab atau tidak terhadap hutang yang dimilikinya. Faktor makroekonomi bisa mengganggu kelancaran angsuran dari nasabah terutama nasabah yang berprofesi sebagai pengusaha, namun bagi nasabah yang berprofesi sebagai karyawan tidak mempengaruhi.