SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PDB DAN IMPOR MIGAS TERHADAP INFLASI DI INDONESIA PADA TAHUN 2012-2014

Satyani Prameswara Tandhawijaya

Abstrak


ABSTRAK

 

Tandhawijaya, Satyani Prameswara. 2015. Pengaruh PDB dan Impor Migas Terhadap Inflasi di Indonesia pada Tahun 2012-2014. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Agung Haryono, S.E.,M.P.,Ak., (II) Drs. Mardono, M.Si.

 

Kata Kunci : produk domestik bruto, impor migas, inflasi.

 

Inflasi merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan ekonomi suatu negara dikatakan baik apabila disertai stabilitas harga umum, yang diukur dengan tingkat inflasi dimana tingkat inflasi yang tinggi diikuti oleh kenaikan harga secara umum. Ketika perekonomian suatu negara berkembang pesat, kesempatan kerja yang tinggi akan menciptakan tingkat pendapatan yang tinggi pula. Apabila pendapatan masyarakat tinggi, maka daya beli masyarakat dan permintaan terhadap barang dan jasa akan meningkat pula. Saat jumlah permintaan melebihi kemampuan produksi maka akan terjadi kelangkaan yang diikuti kenaikan harga. Kenaikan harga secara terus menerus akan menyababkan tingginya tingkat inflasi. Keniakan harga barang yang merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat seperti BBM juga dapat mengakibatkan tingkat inflasi yang tinggi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Produk Domestik Bruto dan impor migas terhadap inflasi. Periode penelitian dipilih dalam kurun waktu 2012-2014 karena pada masa itu terjadi gejolak ekonomi pada negara-negara di Amerika dan Eropa yang mempengaruhi perekonomian dunia termasuk harga migas di pasar internasional. Pada periode gejolak tersebut Indonesia mampu bertahan karena kuatnya konsumsi domestik dan investasi swasta sehingga mampu merefleksikan perekonomian Indonesia.

Pengambilan data diperoleh dari data sekunder dengan model yang digunakan dalam menganalisis pengaruh variabel-variabel diatas tersebut adalah model korelasi dengan alat uji regresi linier berganda. Popolasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan data Produk Domestik Bruto, impor migas, dan inflasi. Sampel dalam penelitian ini adalah data Produk Domestik Bruto, impor migas, dan inflasi Indonesia pada tahun 2012-2014. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode purposive sampling.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua variabel yakni produk domestik bruto dan impor migas memiliki pengaruh positif terhadap inflasi. Dalam hubungan secara bersama-sama, dua variabel tersebut memiliki pengaruh kuat terhadap inflasi. Sehingga berdasarkan penelitian ini, dapat disarankan untuk peneliti selanjutnya agar menambahkan variabel yang bisa mempengaruhi inflasi seperti Jumlah Uang Beredar, Tingkat Suku Bunga, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar dan menggunakan periode penelitian yang terbaru sehingga hasil penelitian akan lebih akurat dan relevan.