SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Distribusi Pendapatan Daerah di Provinsi Jawa Timur (Tahun 2010-2013)

Putra Cahya Trinata

Abstrak


ABSTRAK

 

Trinata, Putra Cahya. 2015. Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Distribusi Pendapatan Daerah di Provinsi Jawa Timur (Tahun 2010-2013). Skripsi, Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hadi Sumarsono, S.T., M.Si (II) Drs. Mardono, M.Si

 

Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Distribusi Pendapatan

 

Pada hakekatnya pembangunan daerah dianjurkan tidak hanya memusatkan perhatian pada pertumbuhan ekonomi saja namun juga mempertimbangkan bagaimana distribusi pembangunan itu. Selama ini pertumbuhan ekonomi dan hasil pembangunan tidak dinikmati secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat, maka dari itu menimbulkan persoalan distribusi pendapatan.

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana laju pertumbuhan PDRB pada sektor-sektor unggulan di Provinsi Jawa Timur? (2) Sektor-sektor basis ekonomi apa yang berkontribusi paling besar dalam pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur? (3) Bagaimana sebaran distribusi pendapatan daerah di Provinsi Jawa Timur?.

Jenis data penelitian ini adalah menggunakan data sekunder. Ada dua variabel yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu: (1) Pertumbuhan ekonomi, dan (2) distribusi pendapatan daerah di Provinsi Jawa Timur tahun 2010-2013. Teknik di dalam pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data utama yang digunakan adalah data sekunder berdasarkan urutan waktu (time series data). Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik deskriptif dan teknik perhitungan LQ, Shift share dan Indeks Williamson.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan struktur PDRB Provinsi Jawa Timur tahun 2010-2013 didominasi oleh tiga sektor yaitu sektor pertanian, sektor industri pengolahan, dan sektor perdagangan, hotel dan restoran. Berdasarkan metode analisis Shift Share, sektor pertanian memiliki nilai komponen differensial shift (Dj) negatif yang menunjukkan pertumbuhan sektor pertanian lebih lambat dari sektor yang sama di Indonesia (Nasional). Untuk sektor industri pengolahan, menunjukkan nilai komponen differensial shift (Dj) positif pada tahun 2010-2011 dan 2011-2012 sedangkan pada tahun 2012-2013 memiliki nilai komponen differensial shift (Dj) negatif. Sedangkan sektor perdagangan, hotel dan restoran memiliki nilai komponen differensial shift (Dj) positif yang berarti pertumbuhan sektor perdagangan, hotel dan restoran lebih cepat dari sektor yang sama di Indonesia (Nasional). Sedangkan berdasarkan metode analisis Location Quotient (LQ), sektor pertanian, sektor industri pengolahan, dan sektor perdagangan, hotel dan restoran merupakan sektor yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan.  Sebaran distribusi pendapatan daerah di Provinsi Jawa Timur berada pada ketimpangan taraf tinggi karena nilainya rata-rata dalam kurun waktu tahun 2010-2013 berada diatas angka 0.50, hal ini menunjukkan bahwa tidak meratanya distribusi pendapatan daerah di Provinsi Jawa Timur.

 

Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa ada tiga sektor unggulan di Provinsi Jawa Timur yaitu (1) sektor pertanian, (2) sektor industri pengolahan, (3) sektor perdagangan, hotel dan restoran. Ketiga sektor ini strategis untuk dikembangkan dalam meningkatkan perolehan PDRB. Tetapi sektor ekonomi yang paling potensial dan strategis untuk dikembangkan guna memacu serta menunjang pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur yaitu sektor perdagangan, hotel dan restoran. Keadaan sebaran distribusi pendapatan daerah di Provinsi Jawa Timur berada pada ketimpangan taraf tinggi karena nilainya rata-rata dalam kurun waktu tahun 2010-2013 berada diatas angka 0.50.