SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Sarana Prasarana Belajar di rumah terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMAK Diponegoro Blitar

Erni Krisdiana Dewi

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Dewi, Erni Krisdiana. 2007. Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Sarana Prasarana Belajar di rumah terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMAK Diponegoro Blitar. Skripsi, Fakultas Ekonomi, Jurusan Pendidikan Ekonomi dan Koperasi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Sri Umi Mintarti, SE., MP.Ak., (II) Imam Mukhlis, SE., M.Si.

 

 

Kata Kunci: Lingkungan Keluarga, Sarana Prasarana Belajar di Rumah, Prestasi         Belajar

 

 

            Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa, diantaranya adalah lingkungan keluarga. Keluarga adalah tempat dan sumber pendidikan awal bagi seorang anak. Faktor lain yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa di samping lingkungan adalah sarana prasarana belajar di rumah. Untuk belajar di rumah, sarana prasarana belajar sangat mendukung dan mutlak dibutuhkan. Semakin lengkap sarana prasarana belajar siswa semakin bisa belajar dengan baik.

            Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Kondisi lingkungan keluarga siswa SMAK Diponegoro Blitar , (2) Kondisi sarana prasarana belajar di rumah siswa SMAK Diponegoro Blitar, (3) Pengaruh lingkungan keluarga dan sarana prasarana belajar di rumah terhadap prestasi belajar siswa di SMAK Diponegoro Blitar. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian  ini adalah deskriptif korelasional. Analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan kondisi lingkungan keluarga sebagai variabel X1, kondisi sarana prasarana belajar di rumah sebagai variabel X2, dan prestasi belajar siswa sebagai variabel Y dalam bentuk perhitungan persentase. Metode regresi linier berganda digunakan untuk menentukan besarnya pengaruh lingkungan keluarga (X1), dan sarana prasarana belajar di rumah (X2) terhadap prestasi belajar siswa (Y) di SMAK Diponegoro Blitar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAK Diponegoro Blitar kelas XI IPS semester genap tahun ajaran 2006/2007 yang berjumlah 4 kelas yang keseluruhannya berjumlah 174 siswa. Penentuan sample dalam penelitian ini adalah secara random dengan teknik  proportional random sampling, dengan hasil penjumlahan 30% dari populasi yang ada pada tiap kelas. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua macam yaitu angket dan dokumentasi data. Data angket diperoleh dari angket yang diisi oleh siswa, sedangkan dokumentasi data yang berupa keterangan mengenai nilai raport dari arsip Tata Usaha SMAK Diponegoro Blitar.

            Penelitian dilakukan bulan April. Lingkungan keluarga siswa SMAK Diponegoro Blitar berdasarkan pada penilaian siswa secara umum (38,46%) menunjukkan prestasi belajar siswa. Sarana prasarana  belajar di rumah secara umum (50%) menunjukkan kondisi yang mendukung prestasi belajar siswa. Prestasi belajar siswa SMAK Diponegoro Blitar secara umum (38,46%) menunjukkan keadaan yang cukup. Lingkungan keluarga secara parsial mempengaruhi prestasi belajar siswa di SMAK Diponegoro Blitar. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung = 4,922 > t tabel = 1,676  dengan signifikansi 0,000 > 0,05. Sarana prasarana belajar di rumah secara parsial mempengaruhi prestasi belajar siswa di SMAK Diponegoro Blitar. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung = 4,175 > t tabel = 1,676 dengan signifikansi 0,000 > 0,05. Lingkungan keluarga dan sarana prasarana belajar di rumah secara simultan mempengaruhi prestasi belajar siswa di SMAK Diponegoro Blitar. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai F hitung 27,859 > F tabel = 3,186 dengan signifikansi 0,000 > 0,05. Besar R Square adalah 0,532. Hal ini berarti prestasi belajar siswa (Y) dapat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga (X1) dan sarana prasarana belajar di rumah (X2) sebesar 53,2%, sedangkan sisanya 46,8% disebabkan oleh faktor - faktor lain.

            Dari hasil penelitian ini penulis mengharapkan kepada pihak sekolah agar lebih meningkatkan komunikasi dan menjaga hubungan yang baik dengan orang tua  siswa, karena antara pihak sekolah dan orang tua memiliki keterkaitan yang erat dengan prestasi belajar siswa. Orang tua siswa diharapkan untuk lebih memperhatikan perkembangan belajar dan juga kebutuhan belajar anak - anaknya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Teks Penuh: DOC PDF