SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pengaruh Perdagangan Internasional dan Utang Luar Negeri terhadap Gross Domestic Product Indonesia Periode 1990 - 2010

Ria Yani Fatmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Fatmawati, Ria Yani.2013. Analisis Pengaruh Perdagangan Internasional dan Utang Luar Negeri terhadap Gross Domestic Product Indonesia Periode 1990 - 2010. Program Studi Ekonomi dan Studi Pembangunan, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing(I)Dr. Hj. Sri Umi Mintarti, S.E,M.P.ak (II)Dr. Imam Mukhlis, S.E, M.S.i

 

Kata Kunci: Ekspor, Impor, Utang Luar Negeri, dan GDP

Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana aktivitas perekonomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu, yang diukur dari perbedaan Gross Domestic Product (GDP) pada tahun tertentu dengan tahun sebelumnya. Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang sampai saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negerinya sendiri. Demi meningkatkan GDP dan kesejahteraan masyarakatnya, Indonesia mencoba membuka diri dengan menjalin kerja sama dengan negara lain seperti melakukan perdagangan internasional dan menerima bantuan utang luar negeri.

Berdasar rumusan yang ada, maka dapat dikemukakan tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui pengaruh ekspor, impor dan utang luar negeri dalam jangka pendek dan jangka panjang terhadap GDP Indonesia periode 1990 -2010, (2) Untuk mengetahui variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi GDP Indonesia 1990 – 2010.

Penelitian ini menggunakan penelitian eksplanatori. Dalam pengumpulan datanya, penelitian ini menggunakan jenis data sekunder. Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah sampel yang diambil melalui ADB (Asian Development Bank). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi.

Berdasarkan hasil analisis ECM, dapat diketahui bahwa ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap GDP baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap GDP baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang dan utang luar negeri dalam jangka pendek tidak berpengaruh signifikan tetapi dalam jangka panjang berpengaruh negative dan signifikan terhadap GDP.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekspor dalam jangka panjang merupakan faktor yang berpengaruh paling dominan terhadap GDP. Oleh karena itu peneliti memberikan saran agar pemerintah atau instansi terkait lebih maksimal lagi dalam mengambil kebijakan yang berkaitan dengan perdagangan internasional seperti meningkatkan kualitas ekspor, dan membatasi impor agar kesejahteraan masyarakat meningkat yang akhirnya dapat meningkatkan GDP, pemerintah diharapkan agar bisa menjaga aliran dana asing, seperti utang luar negeri  yang masuk ke Indonesia menjadi bersifat jangka panjang  yang tidak rentan dengan gejolak ekonomi, karena utang luar negeri  juga berperan sebagai perangsang untuk mendorong sektor riil.