SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS PENGARUH NILAI TUKAR, TINGKAT SUKU BUNGA SBI DAN LAJU INFLASI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA

MOHAMAD WIRANDA ARIF

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Arif, Mohamad Wiranda. 2012. Analisis Pengaruh Nilai Tukar Rupiah/dollar,Tingkat Suku Bunga SBI dan Tingkat Inflasi Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2010. Skripsi, Program Studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Imam Mukhlis, S.E., M.Si. (II) Dr. H. Sugeng Hadi Utomo, M.Ec.

 

Kata Kunci : Nilai Tukar, Suku Bunga, Tingkat Inflasi, Indeks Harga Saham Gabungan, Error Correction Model ( ECM )

 

            Pada saat ini, hampir semua Negara menaruh perhatian besar terhadap pasar modal, karena memiliki peranan strategi untuk menguatkan ketahanan ekonomi suatu negara pasar modal merupakan salah satu instrument ekonomi yang mengalami perkembangan sangat pesat saat ini. Pasar modal merupakan indikator kemajuan perekonomian suatu negara serta menunjang ekonomi negara yang bersangkutan, Pasar modal yang ada di Indonesia merupakan pasar yang sedang berkembang (emerging market), yang dalam perkembangannya sangat rentan terhadap kondisi makroekonomi secara umum. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan cerminan dari kegiatan pasar modal secara umum.

            Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pengaruh variabel Nilai tukar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia tahun 2008 – 2010. Bagaimana pengaruh variabel Suku bunga SBI terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia tahun 2008 – 2010. Bagaimana pengaruh variabel Laju inflasi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia tahun 2008 – 2010. Bagaimana pengaruh variabel nilai tukar, tingkat suku bunga SBI dan tingkat inflasi  secara bersama – sama terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia tahun 2008 – 2010.

            Penelitian ini dilakukan pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2010. Data yang digunakan adalah data yang diperoleh dari perpustakaan Bank Indonesia dan www.yahoofinance.com. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel nilai tukar rupiah/dollar, tingkat suku bunga SBI dan tingkat inflasi. Sedangkan sebagai variable dependen adalah indeks harga saham gabungan (IHSG). Alat analisis yang digunakan adalah Eviews 5.1 dengan menggunakan model analisis koreksi kesalahan atau Error Correction Model ( ECM ).

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ada pengaruh signifikan antara  nilai tukar rupiah/dollar dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sedangkan tingkat suku bunga SBI berpengaruh signifikan negatif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baik dalam jangka pendek atau dalam jangka panjang. Namun tidak ada pengaruh signifikan antara variabel Inflasi dalam jangka panjang terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sedangkan dalam jangka pendek variabel Inflasi berpengaruh negatif signifikan. Terdapat pengaruh signifikan antara tingkat inflasi, nilai tukar rupiah/dollar dan tingkat suku bunga SBI secara bersama-sama terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

            Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat sebagai referensi tambahan bagi peneliti selanjutnya yang ingin melakukan penelitian mengenai indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini berguna bagi investor dalam mengambil keputusan untuk menginvestasikan dananya pada pasar saham.