SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh intellegence quotient (IQ) dan motivasi terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Negeri di Kota Blitar

Dian Rachmawati

Abstrak


Istilah prestasi digunakan untuk menunjukkan mengenai pencapaian suatu tingkat keberhasilan dari suatu usaha yang telah dilakukan. Prestasi belajar dipengaruhi oleh banyak hal beberapa diantaranya adalah IQ dan motivasi belajar siswa.
Kriteria prestasi belajar dalam penelitian ini yakni sangat baik, baik, cukup, kurang, sangat kurang. Dengan materi yang dipelajari: PDB (Produk Domestik Bruto), PDRB (Produk Domestik Regional Bruto), PNB (Pendapatan Nasional Bruto), PN (Pendapatan Nasional); inflasi; uang dan perbankan. Kecerdasan atau intellegence berasal dari bahasa latin intelectus dan intelligentina yang berarti kekuatan yang melengkapi akal pikiran manusia dengan gagasan abstrak yang universal. Kriteria IQ dalam penelitian ini meliputi: sangat superior, superior,di atas rata-rata, rata-rata, di bawah rata-rata, batas lemah mental, debil, imbecil, ideot. Sedangkan motivasi belajar adalah pelaksanaan atau penerapan motivasi di bidang pendidikan, khusunya yang menyangkut proses belajar mengajar. Dalam penelitian terdapat dua macam motivasi yaitu motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik berasal dari dalam diri dan motivasi ekstrinsik berasal dari luar. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui tingkat kecerdasan intelektual atau IQ siswa kelas XI IPS SMA Negeri I dan III Kota Blitar, (2) Untuk mengetahui motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri I dan III Kota Blitar, (3) Untuk mengetuhui prestasi belajar siswa kelas IX SMA Negeri I dan III Kota Blitar, (4) Untuk mengetahui besarnya pengaruh antara tingkat kecerdasan intelektual atau IQ terhadapa prestasi belajar  ekonomi siswa kelas XI SMA Negeri I dan III Kota Blitar, (5) Untuk mengetahui besarnya pengaruh antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI SMA Negeri I dan III Kota Blitar, (6) Untuk mengetahui besarnya pengaruh tingkat kecerdasan intelektual atau IQ dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI SMA Negeri I dan III Kota Blitar.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini tergolong dalam jenis korelasional karena berusaha mencari korelasi (hubungan) antara variabel bebas dan variabel terikat. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri di Kota Blitar tahun ajaran 2008/ 2009, dimana ada tiga buah SMA Negeri di Kota Blitar yaitu SMA I, II, dan III. Dari hal tersebut penelitian mengambil sampel di SMA Negeri I dan III yang dapat mempresentasikan SMA Negeri di Kota Blitar. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA N I dan III. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah kuesioner/ angket dan dokumentasi.
Analisis dalam penelitian ini yakni analisis deskriptif. Analisis ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi masing-masing variabel. Deskriptif data ini meliputi variabel X1 yaitu IQ dan X2 motivasi belajar serta Y adalah prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS. Serta analisis regresi berganda menggunakan SPSS 15 diperoleh t hitung pada variabel motivasi sebesar 2,052 dengan signifikansi 0,043. Maka t hitung > t tabel (2,052 > 1,66) dan besarnya probabilitas (Sig.) 0,043 < 0,05. Sehingga H0 ditolak dan koefisien regresi signifikan. Dan t hitung pada variabel IQ sebesar 0,447 dengan signifikansi 0,656. Maka t hitung < t tabel (0,447 < 1,66) dan besarnya probabilitas (Sig.) 0,656 > 0,05. Sehingga H0 diterima dan koefisien regresi tidak signifikan. Dari data ANOVA diketahui  F sebesar 2,119 maka nilai F > 0,05, sehingga Ha ditolak atau Ho diterima.
Dari hasil analisis diketahui bahwa 4,6% perubahan variabel Y(prestasi belajar siswa) disebabkan oleh perubahan variabel X   (IQ dan motivasi) sedangkan sisanya 95,4% disebabkan oleh faktor di luar perubahan variabel X yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hal ini menunjukkan bahwa Intellegence Quotient (IQ)  dan motivasi belajar bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi prestasi belajar. Perlu digaris bawahi bahwa sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPS SMA N I dan III memiliki Intellegence Quotient (IQ) yang terdiri dari klasifikasi tinggi, rata-rata atas, dan rata-rata.
Maka diketahui bahwa variabel IQ tidak 100% menjamin keberhasilan dalam meraih prestasi belajar, sedangkan motivasi secara signifikan mempengaruhi tingginya prestasi belajar. Keadaan tersebut dapat terjadi karena faktor-faktor lain yang lebih dominan, yaitu motivasi, gaya belajar, fasilitas belajar, kemajuan IT (informasi dan teknologi), kondisi fisik dan psikologis saat mengerjakan ujian, metode guru dalam mengajar, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat, dan berbagai faktor lain yang dapat menyebabkan perubahan pada prestasi belajar siswa.