SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas VIII SMPN 1 Kras Kediri

Umi Zuraida Irmawati

Abstrak


Tujuan negara dalam rangka untuk mencerdaskan kehidupan bangsa seperti yang tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang dasar Negera 1945 perlu adanya partisipasi masyarakat dalam pendidikan terbukti dengan adanya keikutsertaan masyarakat dalam pembiayaan pendidikan, hal ini dapat dilihat banyak berdiri sekolah-sekolah swasta mulai dari Taman Kanak-Kanak sampai Perguruan Tinggi. SMK Negeri Pasirian merupakan sekolah yang baru berdiri, di usia empat tahun SMK negeri Pasirian sudah menunjukkan perkembangan yang sangat bagus baik dilihat dari jumlah siswa maupun perkembangan sarana dan prasarana yang dimiliki sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar sedangakan sekolah lain yang sebaya mengalami kesulitan dalam hal mendapatkan siswa. SMA Negeri 2 Lumajang yang merupakan sekolah unggul terpadu memiliki kualitas lulusan yang cukup baik dan para lulusannya banyak yang diterima di perguruan tinggi negeri. Untuk itu perlu diteliti bagaimana kepala sekolah mengimplementasikan fungsi manajemen, dan mengapa sekolah itu bisa berkembang.
Fokus penelitian ini adalah implementasi fungsi-fungsi manajemen di SMK Negeri Pasirian dan SMA Negeri 2 Lumajang, dengan rincian fokus (1)Perencanaan kepala SMK Negeri Pasirian dan Kepala SMA Negeri 2 Lumajang, (2) Pengorganisasian  dst
Lokasi penelitian ini di SMK Negeri Pasirian  merupakan sekolah yang baru berdiri dan SMA Negeri 2 Lumajang yang merupakan sekolah unggul terpadu di kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi multi kasus. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan tiga cara, yaitu : (1) observasi peran serta, (2) wawancara mendalam, dan (3) studi dokumentasi. Pemilihan informan penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling. Data yang terkumpul dianalisis secara diskriptif dengan alur  : (1) reduksi data, (2)  penyajian data,  dan (3) penarikan kesimpulan. Agar memperoleh keabsahan data dilakukan dengan tiga kriteria : (1) kredibilitas, (2) dependabilitas, dan (3) konfirmabilitas.
Dari hasil analisis data dapat diperoleh temuan-temuan hipotesis sebagai berikut : (a) Perencanaan untuk pengembangan sekolah perlu dilakukan beberapa tahap, (b) untuk menstruktur proses kerjasama di sekolah perlu adanya pengorganisasian, (c) untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah diperlukan penggerakan kerjasama staf dan guru, (d)agar perencanaan yang dibuat dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya perlu adanya pengawasan secara menyeluruh, dan (e) pengembangan sekolah dapat dilaksanakan melalui pengembangan fisik dan pengembangan non fisik.
Berdasarkan temuan penelitian ini agar sekolah dapat berkembang dengan sebaik-baiknya, maka disarankan kepada kepala sekolah
(1) dalam pembuatan perencanaan hendaknya tidak hanya melibatkan staf  tetapi melibatkan seluruh warga sekolah agar semua warga sekolah dapat belajar dan tahu bagaimana membuat perencanaan untuk mengembangkan sekolah, sehingga ada regenerasi staf di sekolah, bila sewaktu-waktu staf diangkat sebagai kepala sekolah ada yang menggantikannya, (2) dalam pengorganisasian yang menyangkut penyusunan struktur organisasi perlu adanya perputaran jabatan dari staf atau petugas lain agar semua staf atau guru dapat memahami keseluruhan tugas pendidikan di sekolah,  (3) dalam menggerakkan staf atau guru dalam hal memberikan pengarahan atau bimbingan hendaknya disesuaikan dengan kemampuan akademiknya, (4) pengendalian atau pengawasan hendaknya dilakukan secara terus menerus, (5) pengembangan non fisik yang berupa peningkatan sumber daya guru perlu diikuti  adanya peningkatan kesejahteraan.