SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi pembelajaran kooperatif model stad (Student Teams-Achievement Division) untuk meningkatkan aktivitas kooperatif dan prestasi belajar siswa mata pelajaran ekonomi kelas X-6 SMA Negeri II Blitar

Fiko Yuantoro

Abstrak


Berdasarkan hasil observasi dan diskusi dengan siswa dan guru bidang studi Ekonomi kelas X-6 SMAN 2 Blitar, pada bulan Oktober-November, diketahui bahwa keadaan pembelajaran yang dilakukan cenderung menoton, guru sering menggunakan metode ceramah atau merangkum. Selain itu, siswa cenderung pasif dalam belajar. Kemampuan akademik siswa tergolong rendah, dari 33 siswa yang ada hanya 15,52% yang tuntas belajar. Hal ini menunjukkan masih banyak siswa yang masih belum mencapai SKBM (Standar Ketuntasan Belajar Minimal) yang ditentukan oleh sekolah. Selain itu, guru jarang menerapkan pembelajaran kooperatif dalam pengajaran di kelas, masih cenderung menggunakan metode ceramah.
Penelitian ini merupakan jenis Penelitian tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri atas lima tahap, yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi tindakan. Penelitian ini dilakukan pada kelas X-6 SMAN 2 Blitar yang dilaksanakan pada tanggal 11 November 2008 sampai 18 November 2008. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah: lembar observasi aktivitas guru, lembar aktivitas siswa, soal tes, dan catatan lapangan.
Penelitian ini menerapkan pembelajaran STAD yang tahapan pembelajarannya: 1) Penyajian kelas, 2) Belajar kelompok, 3) Tes atau kuis, 4) Skor peningkatan individu, dan 5) Penghargaan kelompok. Pada pembelajaran ini siswa diorganisasikan dalam bentuk kelompok kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran model STAD dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Pada siklus I aktivitas belajar siswa 79,37% (B), sedangkan pada siklus II 89,52% (A). Penerapan pembelajaran STAD juga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Skor awal rata-rata siswa sebesar 70, skor rata-rata siklus I sebesar 76,18, dan skor rata-rata siklus II 84,24. peningkatan prestasi ini juga dapat dilihat dari peningkatan jumlah siswa yang mencapai SKBM. Pada data awal siswa yang mencapai SKBM sebesar 15,52%, pada siklus I sebesar 73%, dan siklus II sebesar 93,94%.