SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Realisasi Jumlah Kredit Usaha Kecil pada BPR Arthasari Kencana Singosari Malang

Nur Anggraini

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggraini, Nur. 2010. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Realisasi Jumlah Kredit Usaha Kecil Pada BPR Arthasari Kencana Singosari Malang. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Sri Umi Mintarti W., S.E., M.Pd., Ak (2) Dr. Hadi Sumarsono, S.T., M.Si

 

 

Kata Kunci: realisasi jumlah Kredit Usaha Kecil, nilai jaminan, modal, pendapatan

 

 

Bank menerapkan prinsip 5 "C" dalam pemberian kreditnya yaitu character, capacity, capital, collateral, condision dan juga prinsip 7 "P" yaitu personality, party, purpose, prospect, payment, profitability, protection. Prinsip itu juga dilakukan oleh BPR Arthasari Kencana Singosari Malang sebelum menyalurkan kredit usaha kecil kepada calon debitur. Calon debitur juga memiliki alasan-alasan yang melatar belakangi atau mempengaruhi permintaan jumlah kreditnya dalam hal ini kredit usaha kecil, diantaranya adalah faktor collateral (jaminan). Biasanya debitur  yang memiliki nilai jaminan yang tinggi dalam hal ini jaminan berupa tanah, gedung, peralatan dan kendaraan akan cenderung meminta jumlah kredit usaha kecil yang tinggi pula sebab nilai jaminan menunjukkan kemampuan keuangan seseorang.Capital (modal) juga mempengaruhi permintaan jumlah kredit usaha kecil. Seseorang yang sudah memiliki modal awal yang besar dan  membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya maka dia akan cenderung meminta kredit usaha kecil dalam jumlah yang besar pula. Selain nilai jaminan dan modal usaha, faktor pendapatan juga berpengaruh terhadap permintaan jumlah kredit usaha kecil sebab jika pendapatan rata-rata yang diterima seseorang dari hasil usaha tiap bulannya tinggi maka kredit yang dimintanya juga akan tinggi.Diperkirakan bahwa apabila seseorang merasa pendapatannya mencukupi untuk mengangsur kredit yang dipinjamnya maka ia akan meminta kredit  untuk tambahan modal usaha. Pihak bank biasanya akan merealisasikannya sebab pihak bank memprediksi bahwa kredit yang diberikan tidak akan macet. Hal ini dikarenakan pendapatan merupakan salah satu tolak ukur kemampuan finansial seseorang.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nilai jaminan, modal usaha dan pendapatan yang dimiliki oleh debitur terhadap realisasi jumlah kredit usaha kecil pada BPR Arthasari Kencana Singosari Malang baik secara parsial maupun secara simultan. Subyek penelitian adalah BPR Arthasari Kencana Singosari Malang karena adanya keunikan yang dimiliki BPR Arthasari Kencana Singosari Malang dalam sistem pembayaran angsuran yang dapat membayar angsuran pokok lebih dari satu pada bulan yang sama tetapi angsuran bunga kredit yang harus dibayar cukup satu kali. Hal ini sangat menguntungkan bagi debitur terkait dengan pendapatan yang diterima oleh debitur yang digunakan dalam membayar angsuran kredit tersebut. Maka pada saat pendapatannya tinggi debitur dapat membayar lebih dari satu kali angsuran pokok dengan satu kali pengenaan angsuran bunga kredit dan pada saat pendapatannya rendah dapat membayar angsuran secara normal. Keunikan ini sangat menguntungkan debitur sebab angsuran bunga kredit yang harus dibayar lebih sedikit dari pada harus mengangsur secara normal, karena semakin debitur memiliki pendapatan yang tinggi/lebih untuk mengangsur pokok angsuran lebih dari satu kali maka kredit debitur akan cepat lunas dan debitur akan cenderung meminta kredit lagi dalam jumlah yang lebih besar dari sebelumnya dan pihak BPR pasti akan merealisasikan kredit yang diajukan oleh debitur karena pihak BPR telah mengetahui kredibilitas debitur pada saat peminjaman kredit sebelumnya. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dengan teknik dokumentasi dan data primer dengan teknik wawancara. Periode penelitian yang digunakan adalah tahun 2009. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS 14.00 for windows.

Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial, nilai jaminan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap realisasi jumlah kredit usaha kecil,  modal usaha tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap realisasi kredit usaha kecil dan pendapatan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap realisasi jumlah kredit usaha kecil pada BPR Arthasari Kencana Singosari Malang. Sedangkan secara simultan, nilai jaminan, modal usaha dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap realisasi kredit pada BPR Arthasari Kencana Singosari Malang. Modal usaha dalam hal ini tidak mampu mempengaruhi realisasi jumlah kredit usaha karena ketakutan dari debitur apabila debitur tidak bisa mengangsur kredit maka akan berimbas pada modal awal yang debitur miliki. Sedangkan nilai jaminan dan pendapatan mampu mempengaruhi realisasi jumlah kredit usaha kecil karena debitur meyakini bahwa apabila memiliki nilai jaminan dan pendapatan yang tinggi maka pihak BPR akan menyetujui permohonan kreditnya.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar BPR Arthasari Kencana Singosari Malang dapat mempermudah debitur dalam memperoleh kredit usaha kecil. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menurunkan nilai jaminan yang diberikan debitur kepada pihak BPR sebagai syarat utama untuk mendapatkan kredit usaha kecil, bahkan jika bisa debitur dapat memperoleh kredit tanpa jaminan. Kemudia Pihak BPR juga dapat meningkatkan persentase pemberian kredit dari harga barang yang dijaminkan oleh debitur kepada BPR, yang sebelumnya hanya 50% dari harga barang yang dijaminkan.